Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 17 Apr 2025 17:14 WIB

Miris! Belasan Pelajar di Trenggalek Kendarai Motor Tanpa Helm dan SIM


					Miris! Belasan Pelajar di Trenggalek Kendarai Motor Tanpa Helm dan SIM Perbesar

Unit Kamsel Satlantas Polres Trenggalek melakukan pemantauan Kamseltibcarlantas di sepanjang ruas jalan Bendorejo – Krandegan, Gandudari

 

PanselaNews.com,Trenggalek – Petugas Kepolisian menindak sejumlah pelajar yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas. Petugas terpaksa menghentikan rombongan pelajar ini karena diketahui mengendarai kendaraan sepeda motor tanpa menggunakan helm pengamanan, Kamis (17/4).

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, S.H. mengungkapkan, keberadaan para pelajar ini diketahui saat petugas dari unit Kamsel Satlantas melakukan pemantauan Kamseltibcarlantas di sepanjang ruas jalan Bendorejo – Krandegan, Gandudari.

BACA JUGA  Mabes Polri Olah TKP Kecelakaan Maut di Magelang- Purworejo Gunakan Sistem TAA

“Anggota kemudian menghentikan mereka dan memberikan penindakan berupa teguran sekaligus peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan terkait dengan disiplin dan etika berlalu lintas serta berkendara yang berkeselamatan, dan menggugah kesadaran pentingnya penggunaan helm sebagai sarana keselamatan.

Masih kata AKP Agus, bagaimanapun juga, para pelajar ini merupakan generasi muda dan generasi penerus bangsa yang sudah selayaknya dilindungi dari berbagai hal negatif termasuk diantaranya adalah edukasi dan pencegahan pelanggaran berlalu lintas.

BACA JUGA  Pencarian Korban Tanah Longsor di Desa Kasimpar Dihentikan, 25 Korban Meninggal Ditemukan

“Ada belasan orang. Selain tidak menggunakan helm, beberapa diantaranya juga belum memiliki SIM.  Ini tentu menjadi keprihatinan kita semua. Untuk sementara kita lakukan pembinaan, namun jika masih mengulangi lagi tentunya akan ada tindakan yang lebih tegas.” Imbuhnya.

Membangun kesadaran masyarakat terutama kalangan pelajar tentang dampak pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas memang menjadi tantangan tersendiri.  Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya polisi tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan peran aktif semua pihak. Tak terkecuali guru dan orang tua.

BACA JUGA  Bibit Waluyo Beri Wejangan ke Taj Yasin: Gubernur-Wagub Harus “Cancut Taliwondo”

“Semua harus terlibat, Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Sumber: humas Polres
Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini