Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 7 Jan 2026 18:30 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026 dari Pemprov Jateng, Pendaftaran Dibuka 4 Februari


					Mudik Gratis Lebaran 2026 dari Pemprov Jateng, Pendaftaran Dibuka 4 Februari Perbesar

 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis, pada Lebaran 2026.

Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha, di Grhadika Bhakti Praja, Rabu, 07 Januari 2026.

Sumarno menyampaikan, rapat koordinasi itu bertujuan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah, agar dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, program mudik dan balik rantau merupakan agenda rutin tahunan, yang terus dievaluasi dari tahun ke tahun.

“Yang kita lakukan ini adalah untuk memudahkan saudara-saudara kita, agar bisa mudik dengan aman dan selamat. Berbagai permasalahan di tahun-tahun sebelumnya, tentu menjadi bahan evaluasi untuk kita perbaiki di tahun 2026,” ujar Sumarno.

BACA JUGA  Serentak di Seluruh Indonesia, Polri dan Media Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama untuk Perkuat Sinergi

Dia mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah kabupaten/ kota, BUMN, BUMD, dan dunia usaha, yang turut menyediakan armada transportasi.

Namun demikian, Sumarno menegaskan pentingnya pemenuhan seluruh standar keselamatan dalam penyelenggaraan program tersebut.

Dia menekankan agar seluruh kendaraan dan kru yang bertugas, benar-benar memenuhi instrumen persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut sekda, tidak boleh ada satu pun aspek keselamatan yang terabaikan dalam pelaksanaan mudik dan balik rantau.

Hingga saat ini, Pemprov Jateng telah menginventarisasi sedikitnya 349 unit bus dan 20 armada kereta api, untuk melayani mudik dan balik rantau 2026. Jumlah tersebut masih akan terus ditambah hingga menyamai periode sebelumnya, yakni sebanyak 383 unit bus.

“Untuk sampai saat ini kita masih punya pekerjaan rumah, karena jumlah armada yang ada masih di bawah tahun 2025 kemarin, tapi kita berupaya untuk minimal sama dan syukur-syukur nanti ada tambahan armada,” ujarnya.

BACA JUGA  Pasangan Tangguh Nomor Urut 1, Setia Nomor Urut 2 di Pilkada Wonogiri

Selain penambahan armada, lanjut Sumarno, masukan juga datang dari paguyuban peserta mudik dan balik rantau, terkait penambahan titik pemberangkatan dan tujuan.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Jateng akan melakukan pemetaan berdasarkan sebaran domisili peserta, agar titik keberangkatan dapat didekatkan dengan lokasi tempat tinggal masyarakat.

“Dengan titik yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu menambah biaya untuk menuju lokasi pemberangkatan. Ini juga bagian dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik,” jelas Sumarno.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyampaikan, akan melakukan pencermatan ulang untuk menetapkan titik-titik satelit pemberangkatan mudik maupun balik rantau 2026.

“Pemetaan ulang sebetulnya telah kita lakukan, utamanya untuk peserta balik rantau gratis,” katanya.

BACA JUGA  Dukun Palsu Racuni Pasutri di Pemalang hingga Tewas, Tersangka Ternyata Residivis Kasus Serupa

Miko,sapaannya,
mencontohkan, pemberangkatan dari Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali memiliki titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Sementara, Terminal Tipe A Mangkang memiliki titik satelit di Jepara dan Blora.

Adapun Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas dilengkapi titik satelit di Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Sebagai informasi, rencana pelaksanaan mudik gratis akan dilakukan pada 16-17 Maret 2026, di mana titik lokasi pemberangkatannya berada di Museum Purna Bhakti Pertiwi Jakarta Timur, PT Dirgantara Indonesia Bandung, dan Stasiun Pasar Senen Jakarta.

Adapun, untuk rencana pelaksanaan balik rantau gratis akan dilakukan pada 27-28 Maret 2026.

Pendaftaran peserta mudik Lebaran gratis via bus akan dibuka pada 4 Februari 2026, sementara untuk kereta api pada 11 Februari 2026. (*)

 

Sumber: Humas Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini