Kepala Desa Hartono Lunasi Janji, Bupati Setyo Umumkan Program Unggulan
Panselanews.com [WONOGIRI] – Dusun Semin Wetan, Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, menjadi saksi pemenuhan nadar Kepala Desa Hartono, S.H., pada Sabtu (7/6/2025). Acara yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini dimeriahkan oleh kesenian Reog Gembong Surojoyo dari Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, dan dihadiri sekitar 500 penonton, termasuk perangkat desa, tamu undangan, Camat Wonogiri, serta Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno.

Kepala Desa Hartono, S.H., memberikan pidato. (Foto: Suwito Amy/ PNN)
Dalam sambutannya, Hartono, S.H., menyampaikan bahwa nadar ini terkait kemenangan Setyo Sukarno dan Imron Rizkyarno, S.H., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri periode 2025-2030. “Saya berjanji, jika Bapak Setyo Sukarno terpilih jadi bupati, saya akan nanggap reog. Hari ini, Sabtu Kliwon, 7 Juni 2025, nadar tersebut saya penuhi,” ujar Hartono di rumah Dewi Perkasa, penyedia jasa rental mobil, yang menjadi lokasi acara.

Penampilan memukau Reog Gembong Surojoyo di Dusun Semin Wetan, Desa Purworejo, Wonogiri, memeriahkan acara nadar Kepala Desa Hartono, Sabtu (7/6/2025). (Foto: Suwito Amy/ PNN)
Bupati Setyo Sukarno, yang turut hadir, mengapresiasi inisiatif Hartono. “Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Purworejo sambil menikmati seni reog dari Bulusulur. Ini pemenuhan nadar Pak Hartono yang disampaikan beberapa bulan lalu di tempat ini,” katanya. Ia juga memaparkan program prioritas pemerintahannya, termasuk pendidikan gratis untuk TK dan PAUD disertai seragam gratis mulai 2026, pembangunan 2.000 sumur bor untuk petani (250 unit telah terealisasi), serta rencana festival reog di Wonogiri pada 2025. “Tahun 2026, kita targetkan mengirimkan perwakilan ke Festival Reog Nasional di Ponorogo,” tambah Setyo.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan bagi warga. Kesenian Reog Gembong Surojoyo tampil memukau, menghidupkan semangat budaya lokal. Camat Wonogiri, Fredy Sasono, menegaskan pentingnya pelestarian seni reog sebagai warisan budaya. “Kegiatan seperti ini mempererat kebersamaan sekaligus menjaga identitas budaya kita,” ujarnya.
Pemerintah Wonogiri berkomitmen mendukung seni reog melalui festival tahunan dan pelatihan seniman muda. “Kami ingin reog tidak hanya lestari di Wonogiri, tapi juga bersaing di tingkat nasional,” tutup Setyo.
Editor: Tri Wahyudi









