Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 20 Apr 2025 22:54 WIB

Ning Nawal Jadi Bunda Forum Anak Jateng, Luncurkan 3 Gebrakan


					Hj. Nawal Arafah Yasin, atau Ning Nawal, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Jawa Tengah oleh Menteri PPPA RI, Arifah Choiri Fauzi, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, pada 20 April 2025. (Foto: Syahidan)

Perbesar

Hj. Nawal Arafah Yasin, atau Ning Nawal, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Jawa Tengah oleh Menteri PPPA RI, Arifah Choiri Fauzi, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, pada 20 April 2025. (Foto: Syahidan)

Aplikasi Bocah Jateng & Musrembangwil Anak Jadi Fokus Utama

PanselaNews.com, Semarang – Hj. Nawal Arafah Yasin, atau Ning Nawal, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Jawa Tengah oleh Menteri PPPA RI, Arifah Choiri Fauzi, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, pada 20 April 2025. Ning Nawal langsung mengumumkan tiga gebrakan untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan anak di Jawa Tengah.

Ning Nawal, Bunda Forum Anak Jateng, luncurkan WhatsApp aduan, Musrembangwil anak, & app Bocah Jateng. (Foto: Syahidan)

Pertama, Ning Nawal akan membuka layanan aduan anak melalui WhatsApp untuk menampung keluhan, saran, dan masukan secara responsif. “Anak-anak harus didengar secara aktif,” ujarnya. Kedua, ia mengusulkan pelibatan anak dalam Musrembangwil, termasuk rencana Musrembangwil khusus anak dan perempuan, agar suara mereka terwakili dalam perencanaan pembangunan.

Gebrakan ketiga adalah pengembangan aplikasi Bocah Jawa Tengah, sebuah platform aduan dan konsultasi anak dengan fitur curhat aman bersama admin. “Aplikasi ini akan jadi wadah anak berekspresi dan melapor, termasuk soal bullying,” kata Ning Nawal. Aplikasi ini juga akan terintegrasi dengan program Kementerian PPPA dan mendukung jaringan konselor sebaya.

Wakil Gubernur Jateng, Gus Yasin, menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, dengan 1.349 kasus anak pada 2024, didominasi kekerasan seksual (46,6%). Ia menyebut budaya “pekewuh” sering menghambat pelaporan. Menteri PPPA, Arifah, menekankan peran masyarakat sebagai pilar utama pencegahan kekerasan, dengan harapan Jateng jadi model penanganan hingga tingkat desa.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini