Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 3 Mei 2025 19:15 WIB

Novita Hardini Dorong Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Kader Posyandu


					Novita Hardini Dorong Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Kader Posyandu Perbesar

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini. PanselaNews/Prokopim Trenggalek
PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek yang juga Anggota Komisi VII DPR RI , Novita Hardini, meminta perhatian lebih terhadap kesejahteraan kader Posyandu yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
Permintaan itu disampaikan Novita usai pengukuhan Tim Pembina Posyandu Trenggalek masa bakti 2025–2030 di Gedung Bawarasa, Sabtu, 3 Mei 2025.
Menurutnya, kader Posyandu adalah ujung tombak layanan kesehatan primer, mulai dari edukasi, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga deteksi dini masalah kesehatan masyarakat.
“Semangat para Kartini ini luar biasa. Mereka bukan hanya penggerak kesehatan, tapi juga penggerak perubahan peradaban bangsa. Maka kesejahteraan mereka jangan diabaikan,” tegas Novita.
Ia berharap Pemkab Trenggalek tak hanya mendukung program sosialisasi dan pelatihan, tetapi juga memikirkan dukungan insentif yang layak bagi kader.
Menurutnya, keberhasilan program nasional di sektor kesehatan, ekonomi, dan pendidikan sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan masyarakat yang dijaga para kader Posyandu.
“Kalau jiwa dan raga masyarakat tidak sehat, maka target kemajuan di sektor lain pun sulit tercapai,” ujarnya.
Novita juga mendorong agar pelatihan kader dilakukan secara berkelanjutan dan tidak terbatas hanya dua kali dalam setahun.
Ia menilai, peningkatan kapasitas kader harus menjadi agenda prioritas, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami literasi dasar seputar gizi, pengasuhan anak, dan pola hidup sehat.
“Saya optimistis, dengan dikukuhkannya tim pembina Posyandu hari ini, ekosistem kesehatan masyarakat akan semakin kuat, asal ada ruang anggaran untuk mendukungnya,” kata Novita.
Ia menyebut, perhatian Bupati Trenggalek terhadap isu kesehatan cukup tinggi. Sejumlah program peningkatan kesejahteraan kader, menurutnya, mulai tampak arah dan bentuknya.
“Hilalnya sudah kelihatan. Tinggal bagaimana komitmen kita semua mengawalnya agar kader Posyandu bisa hidup sejahtera dan terus menjadi garda depan pembangunan kesehatan,” pungkasnya.
Editor: Sarno Kenes
BACA JUGA  Bupati Trenggalek Serahkan LKPJ TA 2023 Kepada DPRD

Penulis

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Trending di Berita Terkini