Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Nov 2025 09:30 WIB

Operasi Pencarian Longsor Banjarnegara Dihentikan, 11 Korban Tidak Ditemukan


					Operasi Pencarian Longsor Banjarnegara Dihentikan, 11 Korban Tidak Ditemukan Perbesar

Penutupan operasi ditandai doa bersama dan tabur bunga di lokasi bencana. (Foto: dok. Ist) 

 

PanselaNews.com [BANJARNEGARA] – Operasi pencarian korban tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, resmi dihentikan pada Selasa (25/11/2025) setelah berlangsung selama 10 hari.

Hingga batas akhir operasi, 11 warga masih belum ditemukan meski upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan.

Penutupan operasi ditandai doa bersama dan tabur bunga di lokasi bencana. Acara tersebut dihadiri Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, Wakil Bupati H. Wahid Jumali, LC, Dandim 0704, Kapolres Banjarnegara, Kepala Basarnas Prov. Jateng, Kalakhar BPBD Banjarnegara, serta unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan.

BACA JUGA  Jalan Kaligawe Terendam Banjir, Polrestabes Semarang Lakukan Pengalihan Lalulintas dan Bantu Warga Melintasi Genangan Air

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto menjelaskan bahwa sejak hari pertama, seluruh unsur SAR bekerja tanpa jeda, menghadapi kondisi lapangan yang sangat menantang. Tebing yang labil, kedalaman material longsoran, serta potensi longsor susulan menjadi hambatan utama dalam proses pencarian.

“Sejak awal Tim SAR gabungan telah bekerja keras melakukan pencarian dengan tingkat kewaspadaan tinggi di tengah kondisi medan yang sangat menyulitkan. Pada pencarian di hari ke-10, kami kembali menemukan lima korban antara pukul 13.20–14.36 WIB,” ujarnya.

BACA JUGA  Novita Hardini Bagikan 3000  Beasiswa Kepada Peserta TGX Soekarno Run 2025

Menurutnya, berdasarkan pendataan, total korban longsor berjumlah 28 orang. Dari jumlah tersebut, 17 berhasil ditemukan, sementara 11 lainnya tidak ditemukan meski seluruh prosedur pencarian darurat telah dilakukan sepenuhnya.

“Keputusan penghentian diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terkait keamanan personel, stabilitas area longsoran, serta minimnya tanda-tanda keberadaan korban pada sektor-sektor yang telah disisir,” tambah Kapolres.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel TNI-Polri, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, dan para relawan yang terlibat dalam operasi tanggap darurat bencana ini.

BACA JUGA  Polres Trenggalek Perketat Pengamanan Jalur Wisata saat Libur Panjang

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi semua pihak yang telah berjuang dalam kondisi berat. Selanjutnya, fokus penganan bencana diarahkan pada pelayanan para pengungsi, pemulihan warga, dan pembangunan hunian sementara. Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan masyarakat segera kembali pulih,” tandasnya.(*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini