Rombongan pejabat Tulungagung rame-rane dibawa ke Gedung KPK Jakarta. (Foto: tangkapan layar)
PanselaNews.com [JAKARTA] – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur pada Jumat malam, 10 April 2026.
KPK mengungkap ada tambahan dua orang ditangkap, yang sebelumnya KPK menangkap 16 orang dalam OTT di Tulungagung tersebut.
“Dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur ini, dari total delapan belas orang yang diperiksa dan diamankan pada Jumat, malam,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Sabtu, 11 April 2026.
Budi menjelaskan dari total itu, 13 orang dibawa ke Jakarta secara bertahap. Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo yang paling pertama dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.
“Kemudian siang ini, tahap kedua tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga membawa satu orang,” ucap Budi.
Mereka dibawa untuk diperiksa lebih lanjut usai ditangkap di Tulungagung. KPK segera memberikan pengumuman atas hasil OTT ini.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengungkap ada uang yang disita dalam OTT kali ini. Namun, totalnya masih dalam penghitungan.
“Ada uang ratusan juta rupiah,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto seperti dilansir PanselaNews.com dari Metrotvnews.com, Sabtu, 11 April 2026.
KPK memiliki aturan main 1×24 jam dalam OTT. Status hukum pihak tertangkap diumumkan melalui konferensi pers. (*)
Editor: Sarno Kenes









