Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 13 Agu 2024 08:31 WIB

Pak Guru di Purwantoro Wonogiri Meninggal Dunia Usai Bermain Badminton


					Pak Guru di Purwantoro Wonogiri Meninggal Dunia Usai Bermain Badminton Perbesar

PanselaNews.com,Wonogiri – Seorang pria berinisial S (59) yang berprofesi sebagai guru warga Kelurahan Sambitileng Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri meninggal dunia usai bermain Badminton, Senin malam (12/8/2024).

Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mengatakan, betul kami telah menerima laporan tentang adanya orang meninggal usai bermain Badminton.

“Jadi menurut keterangan saksi, sekitar pukul 19.00 WIB, korban ini usai bermain Badminton beristirahat di pinggir lapangan dan tak lama setelahnya korban ini terlihat tidak sadarkan diri, kemudian oleh rekan-rekannya di bawa ke rawat inap Puskesmas Purwantoro, pas dicek, sudah dalam keadaan meninggal,” ucapnya.

BACA JUGA  Fasilitas Lengkap, TK Kemala Bhayangkari 72 Wonogiri Buka Pendaftaran Siswa Baru

AKP Anom menyebutkan peristiwa tersebut terjadi di lapangan Badminton Balai Desa Gondang Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

“Kemudian ada warga yang lapor. Kita datang olah TKP dan bawa korban ke rumah sakit. Pihak keluarga juga datang ke rumah sakit,” katanya.

BACA JUGA  Bupati Trenggalek Ajak PPPK Berikan Kinerja Terbaik dan Dorong Perputaran Ekonomi Daerah

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal karena sakit.

“Dari olah TKP yang kita lakukan dan keterangan saksi di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi tindak kriminal,” jelasnya

AKP Anom menambahkan, juga dari keterangan pihak medis yang memeriksa korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga penyebab kematian korban ini karena kelelahan dan mengalami serangan jantung,” terangnya.

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan sudah menganggap kejadian ini sebagai musibah dan takdir. Jadi atas hal tersebut jenazah korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan,” tambahnya.

BACA JUGA  Kementerian ATR/BPN Gelar Kick-off Proyek ILASP, Menteri Nusron: Samakan Persepsi dan Perkuat Komitmen

“Dari kejadian ini, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berolahraga, jangan terlalu dipaksakan, istirahat apabila sudah capek pastikan kondisi badan sehat dan jangan dipaksakan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” imbaunya. (Sar) 

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Perkuat Sinergitas Penyidik Polri dan PPNS Dalam Rakor Korwas 2026

2 Juni 2026 - 06:37 WIB

Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur Saat Perayaan Waisak

1 Juni 2026 - 21:24 WIB

Polres Wonogiri Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Terhadap Nilai-nilai Kebangsaan

1 Juni 2026 - 17:59 WIB

Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

1 Juni 2026 - 16:46 WIB

Kapolres Trenggalek Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

1 Juni 2026 - 11:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pegawai di Lingkup Sekda Trenggalek Gelar Upacara

1 Juni 2026 - 10:22 WIB

Trending di Berita Terkini