PanselaNews.com [Pekalongan] – Partai Gema Bangsa (PGB) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Pekalongan dengan menyerahkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako. Acara penyerahan ini berlangsung di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, dan melibatkan perwakilan dari beberapa daerah, termasuk Sragen dan Kota Semarang.
Bantuan tersebut tidak hanya diserahkan di posko setempat, tetapi juga dibagikan langsung kepada warga di sepanjang Sungai Welo yang membutuhkan akses selama beraktivitas. Ketua DPW Partai Gema Bangsa, Beny Setiyono, menyampaikan bahwa paket sembako ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan warga yang masih kesulitan setelah bencana. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu mereka yang terdampak, mengingat akses jalan dan lahan pertanian mereka hancur,” ujarnya.

Wakapolres Pekalongan, Kompol Pujiono, kebutuhan bantuan bagi warga sangat bergantung pada akses jalan/ Foto: SuwitoAmy (Panselanews.com)
Ibu Lurah Kasimpar, yang menerima bantuan secara simbolis, mengucapkan terima kasih kepada Partai Gema Bangsa atas perhatian dan dukungannya. Dia berdoa agar amal kebaikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Partai Gema Bangsa juga mengimbau pemerintah untuk segera memperbaiki infrastruktur yang rusak agar pemulihan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat. Sebagaimana ditegaskan oleh Wakapolres Pekalongan, Kompol Pujiono, kebutuhan bantuan bagi warga sangat bergantung pada akses jalan. Saat ini, pengiriman bantuan masih dilakukan secara manual dengan dibawa melalui jalur yang sulit dijangkau.
“Pengiriman bantuan berusaha dipercepat dengan pemanfaatan kereta gantung untuk menyeberangkan logistik kemanusiaan ke lokasi yang terdampak,” tambahnya. Posko bantuan telah didirikan di dua lokasi, satu di pusat pemerintahan Kecamatan Petungkriyono dan satu lagi di Desa Kayupuring.
Acara penyerahan bantuan ini diakhiri dengan ramah tamah bersama Kapolsek Doro dan Wakapolres Pekalongan dengan harapan terjalin sinergi yang baik dalam pembangunan dan perkembangan daerah.
Editor : Tri Wahyudi









