Dinkes Ponorogo lakukan skrining kesehatan pekerja warkop di Pasar Janti pasca-13 kasus HIV terdeteksi di Siman.
Panselanews.com [PONOROGO] – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo bersama Satpol PP, Polri, dan TNI menggelar skrining kesehatan bagi pekerja dan pemilik warung kopi (warkop) remang-remang di Pasar Janti, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, pada Kamis (8/5/2025). Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pelacakan (tracing) setelah ditemukan 13 pekerja warkop di wilayah Siman positif terinfeksi HIV, dikutip dari laman berita RRI.
Petugas mendata pekerja warkop satu per satu sebelum mengambil sampel darah untuk deteksi dini HIV. Ketua Tim Kerja Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Ponorogo, Triyana Wahyudianto, menjelaskan bahwa dari 24 pekerja warkop di Pasar Janti, 13 di antaranya telah menjalani pemeriksaan. Sisanya akan diperiksa di puskesmas setempat.
“Skrining ini rutin dilakukan untuk penegakan diagnosis. Jika kami tidak turun langsung, biasanya puskesmas yang menggelar pemeriksaan, seperti terakhir pada April 2025,” ungkap Triyana.
Septi (35), pemilik salah satu warkop di Pasar Janti, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan membantu memastikan para pekerja terhindar dari HIV. “Pemeriksaan ini bagus untuk mengetahui kondisi kesehatan kami. Jika ada yang terdeteksi HIV, segera diobati dan berhenti bekerja,” katanya.
Septi menambahkan bahwa pemeriksaan serupa rutin dilakukan setiap enam bulan oleh puskesmas. Ia juga menyebutkan bahwa pekerja warkop di Pasar Janti mayoritas berasal dari Ponorogo dan diwajibkan menggunakan alat pengaman, meskipun kepatuhan bergantung pada individu. “Pemeriksaan April lalu hasilnya aman semua,” ujarnya.
Selain di Pasar Janti, skrining kesehatan juga menyasar pekerja warkop di Kecamatan Sukorejo dan Babadan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah penyebaran HIV lebih lanjut di kalangan pekerja warkop remang-remang di Ponorogo.
Dinkes Ponorogo berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan edukasi kesehatan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan HIV. Masyarakat diimbau untuk mendukung upaya ini demi kesehatan bersama.










