Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Jan 2024 22:54 WIB

Pemkab Trenggalek Jajaki Kerjasama Carbon Trading dengan UINSA Surabaya


					Pemkab Trenggalek Jajaki Kerjasama Carbon Trading dengan UINSA Surabaya Perbesar

Panselanews.com,Trenggalek – Perdagangan karbon atau carbon trading akan terus menjadi pembahasan dalam beberapa tahun ke depan, baik secara nasional maupun global. Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, diskusi terkait hal itu masih panjang dan akan menjadi kurang menguntungkan jika tertinggal.

Hal Itu disampaikan bupati saat menghadiri rapat koordinasi penjajakan kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya di Fakultas Sains dan Teknologi, Rabu (10/1/2024).

BACA JUGA  Program Kecamatan Berdaya Jateng: Naik Kelas demi Ketahanan Ekonomi

Melalui kerja sama tersebut diharapkan ke depan ketika apa yang dilakukan di Trenggalek terlihat hasilnya, maka akan menjadi hal yang cukup positif dengan menyumbangkan pemikiran yang lebih adil dan setara bagi semua.

“Intinya sekarang kita ingin mendorong bagaimana inisiasi kota dalam hal ini kabupaten, itu bisa melahirkan satu kebijakan konkret, goals-nya dalam jangka waktu pendek menengah ini menjadi carbon neutral city,” jelas Mas Bupati Ipin.

BACA JUGA  Pemkab Trenggalek bersama Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

“Tapi kita sudah menyiapkan nanti di RPJPD sampai tahun 2045 itu sudah net zero carbon,” sambungnya.

Carbon trading bagi Kabupaten Trenggalek bisa menjadi skema fiskal yang baru melalui pembangunan yang berbasis lestari.Tidak berisiko terhadap lingkungan hidup tetapi menghasilkan pendapatan.
.
“Dan itu bisa dilakukan oleh masyarakat tanpa harus merupakan mindset atau apa, sebenarnya gampang orang setiap hari kerja di hutan, di laut, kan begitu, tinggal memonetisasi,” ucap Mas Ipin.

BACA JUGA  Kisah Pemudik Asal Karanganyar, Buatkan Sebungkus Bakso Khusus untuk Gubernur 

“Artinya sekarang tidak perlu kita melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam tetapi bisa di monetisasi, dan kesempatan ini bisa hadir kalau kemudian ada dukungan dari expert, justifikasi sainsnya sudah masuk,” imbuhnya. (Sar)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini