Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 7 Jan 2026 08:07 WIB

Pemprov Jateng Terus Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim, Karanganyar Jadi Model


					Pemprov Jateng Terus Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim, Karanganyar Jadi Model Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI) Selasa (6/1/2026).

 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan destinasi wisata ramah muslim di wilayahnya. Sebab, banyak wisatawan yang menuntut adanya keramahan tersebut.

“Ada beberapa kawasan yang kita kembangkan sebagai spot wisata ramah muslim, seperti Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, yang saat ini sudah bagus,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, seusai menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI), di ruang kerjanya, Selasa, 6 Januari 2026.

BACA JUGA  Cegak Konflik, Dialog Center UIN Sunan Kalijaga Libatkan Agamawan Muda Adakan Workshop se- Kabupaten Wonogiri 

Daerah tersebut, kata dia, bisa menjadi role model pengembangan wisata ramah muslim di Jawa Tengah. Sebab, infrastrukturnya sudah mapan, mulai dari oleh-oleh, kafe, maupun kulinernya yang sudah ramah muslim dan tertata dengan baik.

Menurut wagub, Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu daerah yang berkomitmen mengembangkan wisata ramah muslim.

Ditambahkan, perhotelan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata, juga perlu diarahkan untuk mengusung konsep halal. Antara lain dengan menyediakan menyediakan kuliner halal, ada tempat ibadah, dan penunjuk arah kiblat di setiap kamar.

BACA JUGA  Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kapolsek Jatisrono Wonogiri Hadiri Farmers Field Day Bawang Merah

“Banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah, yang memilih spot kawasan wisata ramah muslim. Termasuk, wisatawan dari pesantren atau pendidikan berbasis Islam, akan memilih spot ramah muslim sebagai destinasi,” ujar Gus Yasin, sapaannya.

Dia menekankan, komitmen Pemprov Jateng dalam pengembangan pariwisata ramah muslim di Jateng, tidak hanya terfokus pada destinasi. Namun, juga memperkuat ekosistemnya.

BACA JUGA  Serba-Serbi Kegiatan Pengukuran Tanah, Sebagai Upaya Mengurangi Permasalahan Pertanahan

Adapun upaya yang dilakukan diantaranya melalui pengawasan sertifikasi halal di Rumah Potong Ayam (RPA) dan Rumah Potong Hewan (RPH), pengembangan profesi Tukang Jagal Halal (Kang Jalal), dan lainnya.

Hal itu sejalan dengan 11 program prioritas Ahmad Luthfi-Taj Yasin, yakni, melahirkan ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim. (*)

Sumber: Humas Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hartanto Boechori: Pak Presiden Jurnalis Bukan “Londo Ireng”

26 Juli 2026 - 05:42 WIB

Trending di Berita Terkini