Program Inklusif untuk Anak Miskin Ekstrem Dimulai di Desil 1
Panselanews.com [JAKARTA] – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu 30 April 2025, untuk mematangkan program Sekolah Rakyat, yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di Desil 1. Bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Kabinet Merah Putih, ia menegaskan pentingnya perencanaan matang dan berbasis data agar pendidikan inklusif ini tepat sasaran.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa 53 titik Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, dengan fokus pada wilayah kantong kemiskinan. “Presiden meminta perencanaan yang baik, dari rekrutmen hingga kelulusan siswa,” ujar Gus Ipul, menekankan komitmen pemerintah untuk menghindari penyimpangan dalam seleksi siswa.
Dengan rencana ekspansi ke 200 titik tambahan melalui survei Kementerian PUPR, Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi keluarga miskin. Program ini, yang didukung Inpres Nomor 8 Tahun 2025, mencerminkan visi Prabowo untuk Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan menjadi kunci pemberdayaan dan kesejahteraan rakyat.









