Jumat, 6 November 2026
Breaking
Berita Terkini

Prabowo Pimpin Ratas Sekolah Rakyat, Target 53 Titik di 2025

1 Mei 2025 · Tri Wahyudi

Program Inklusif untuk Anak Miskin Ekstrem Dimulai di Desil 1

Panselanews.com [JAKARTA] – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu 30 April 2025, untuk mematangkan program Sekolah Rakyat, yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di Desil 1. Bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Kabinet Merah Putih, ia menegaskan pentingnya perencanaan matang dan berbasis data agar pendidikan inklusif ini tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa 53 titik Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, dengan fokus pada wilayah kantong kemiskinan. “Presiden meminta perencanaan yang baik, dari rekrutmen hingga kelulusan siswa,” ujar Gus Ipul, menekankan komitmen pemerintah untuk menghindari penyimpangan dalam seleksi siswa.

Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa rekrutmen guru akan melibatkan ASN dan PPPK, dengan kurikulum fleksibel berbasis sistem multi-entry, multi-exit. Sistem ini memungkinkan siswa belajar sesuai latar belakang pendidikan mereka, memastikan akses pendidikan yang adil bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa lokasi Sekolah Rakyat dipilih berdasarkan data SUSENAS dan DTSEN, menyasar daerah dengan banyak anak usia sekolah yang tidak bersekolah. “Ini adalah kebijakan berbasis bukti untuk memberi kesempatan pendidikan,” katanya, menyoroti potensi program ini memutus rantai kemiskinan.

Dengan rencana ekspansi ke 200 titik tambahan melalui survei Kementerian PUPR, Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi keluarga miskin. Program ini, yang didukung Inpres Nomor 8 Tahun 2025, mencerminkan visi Prabowo untuk Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan menjadi kunci pemberdayaan dan kesejahteraan rakyat.