Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 25 Feb 2025 08:16 WIB

Proyek Bendungan Bagong Trenggalek Longsor, BBWS Jamin Tak Berpengaruh ke Bangunan Inti


					Proyek Bendungan Bagong Trenggalek Longsor, BBWS Jamin Tak Berpengaruh ke Bangunan Inti Perbesar

Kondisi bangunan beton penguat dinding tebing (shotcrete) rusak parah akibat hujan deras di Bendungan Bagong, Trenggalek, Senin (24/2/2025). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

PanselaNews.com,Trenggalek
Peristiwa tanah longsor terjadi di Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bagong, di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek pada Jumat (21/2/2025) lalu.

Sempat viral di media sosial. Konstruksi shotcrete atau rekayasa teknis pelapis beton untuk penguat dinding tebing di atas bangunan utama Bendungan Bagong, longsor dan mengalami kerusakan.

Pejabat Pengawas Utama Proyek Bendungan Bagong BBWS Brantas, Sri Wahyudi, Senin (24/2) mengatakan kerusakan konstruksi shotcrete pada dinding tebing di atas bangunan pengelak (terowongan) Bendungan Bagong terjadi pada Jumat (21/2) malam yang dipicu hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

BACA JUGA  Pantai di Paranggupito Wonogiri Jadi Tujuan Wisatawan, Polisi Intensifkan Pengamanan

“Longsor pada (konstruksi) shotcrete ini tidak terlalu berpengaruh pada bangunan utama, karena yang terdampak hanya di bagian aksesoris area pendukung Bendungan Bagong,” kata Wahyudi, seperti dilansir dari ANTARA, Senin (24/2/2025).

Ia menyebut intensitas curah hujan memang sangat tinggi saat kejadian.

Kendati beton pelapis dinding tebing cukup tebal (sekitar 10 centimeter) dan telah dipasang biopori pada keseluruhan lapisan dinding, air hujan yang masuk dalam tanah melampaui titik jenuh sehingga memicu pergeseran tanah tebing.

BACA JUGA  Dukung Program Pemerintah, Kapolri: Buruh dan Polri Bersinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

“Untuk lebih jelasnya nanti akan dijelaskan oleh pejabat PPK (Bendungan Bagong) yang memiliki kewenangan soal ini. Tapi untuk peristiwanya, memang (terjadi) demikian,” kata Wahyudi.

Pihak pelaksana pembangunan bendungan dari Pembangunan Perumahan (BUMN PP) menyebut luasan area terdampak mencapai kurang-lebih 2.100 meter persegi.

Istilah shotcrete dimaksud dalam ilmu teknik sipil dikenal sebagai metode aplikasi beton atau mortar dengan cara disemprotkan menggunakan tekanan tinggi ke permukaan tertentu, seperti dinding, lereng, atau struktur bawah tanah.

Dalam konstruksi bendungan, shotcrete digunakan untuk pelapis sekaligus perlindungan tebing. Lapisan beton yang disemprotkan berfungsi melapisi permukaan bendungan atau terowongan air untuk meningkatkan ketahanan terhadap erosi dan kebocoran.

BACA JUGA  Okky Sancoko, Tokoh Pemuda Ngadirojo Sayangkan Kericuhan Mayday di Semarang

Dengan begitu, lapisan beton yang dihasilkan bisa memperkuat lereng atau dinding bendungan agar lebih stabil, terutama di area yang rawan longsor.

“Kerusakan lapisan shotcrete pada tebing yang berada di antara bangunan saluran pembuangan dan main-dam (bangunan utama bendung) atau di atas terowongan pengelak ini tidak berpengaruh terhadap keseluruan pekerjaan proyek, karena terjadi di area pendukung. Tidak berpengaruh ke bangunan inti,” katanya. (*)

Editor : Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini