Pengesahan Legalitas dari DPW dan DPP Perkuat Kepengurusan Baru
PanselaNews.com, Wonogiri – Pada Minggu (27/4/2025), reorganisasi RPP Pelita Prabu DPC Kabupaten Wonogiri digelar di rumah Haji Suradi S.Pd, M.Pd di Desa Tandon, Kecamatan Selogiri. Dipimpin Yayuk Haryati, pertemuan ini bertujuan memperkuat kepengurusan setelah pengesahan legalitas oleh DPW Jawa Tengah dan DPP pusat pada 24 April 2025. Acara ini menandai langkah baru organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran.

Reorganisasi RPP Pelita Prabu Wonogiri pimpinan Yayuk Haryati sah per 24 April. Kepengurusan baru siap dukung program Prabowo-Gibran. (Foto: Suwito Amy/ PNN)
Yayuk Haryati menegaskan bahwa SK dari DPW dan DPP mengesahkan dirinya sebagai ketua sah DPC Wonogiri, menepis isu kepengurusan ganda. “Kepemimpinan saya sah secara hukum, dan reorganisasi ini untuk mempercepat laporan ke DPW dan DPP agar SK kepengurusan segera terbit,” ujarnya. Ia berharap dana hibah dapat segera mengalir untuk mendukung program organisasi.
Sedang dari DPW RPP Jawa Tengah Pelita Prabu yang dipimpin oleh Bapak Suhari beserta jajarannya menegaskan bahwa DPC RPP Pelita Prabu Kabupaten Wonogiri yang sah secara legalitas adalah DPC RPP Pelita Prabu pimpinan Ibu Yayuk Haryati
Haji Suradi, pembina DPC, menekankan pentingnya kesolidan relawan dalam mengawal program Prabowo-Gibran. “Relawan yang tidak sejalan lebih baik mundur. Kepemimpinan Yayuk Haryati sah, mari rapatkan barisan,” katanya. Ia mengajak anggota menjaga kerukunan demi manfaat bagi masyarakat dan organisasi.
Wakil Sekretaris DPC, Didik, menyatakan kesiapannya mendukung roda organisasi berjalan sehat. Pertemuan ini menghasilkan susunan kepengurusan baru yang akan segera dilaporkan ke DPW Jawa Tengah dan DPP pusat. Langkah ini diharapkan memperkuat peran RPP Pelita Prabu di Wonogiri dalam mendukung pembangunan daerah.
Reorganisasi ini disambut positif anggota sebagai upaya menyatukan visi relawan. Dengan legalitas yang jelas, RPP Pelita Prabu Wonogiri optimistis dapat berkontribusi lebih besar bagi masyarakat, sekaligus mempererat solidaritas internal. Pertemuan ditutup dengan semangat untuk menjalankan tugas sebagai relawan secara maksimal.









