Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 30 Jan 2026 19:59 WIB

Rumah Bersama Ekspor Jateng Resmi Diluncurkan, Nawal Yasin: CJTEC Jembatan UMKM Tembus Pasar Global


					Rumah Bersama Ekspor Jateng Resmi Diluncurkan, Nawal Yasin: CJTEC Jembatan UMKM Tembus Pasar Global Perbesar

 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Rumah Bersama Ekspor Jawa Tengah atau Central Java Trade and Export Center (CJTEC) resmi diluncurkan, di Grand Candi Hotel Semarang, Jumat, 30 Januari 2026.

Kehadiran CJTEC diharapkan menjadi jembatan strategis bagi UMKM lokal, untuk menembus pasar global.

Peluncuran dilakukan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jateng Nawal Arafah Yasin, Direktur Kadin Indonesia Trading House (ITH) Esther Mandagi, Ketua Kadin Jateng Harry Nuryanto, serta Koordinator CJTEC Syahnaz Nadya.

Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin menyampaikan, CJTEC hadir sebagai rumah bersama, yang menghubungkan UMKM dengan peluang ekspor ke berbagai negara. Pasalnya, selama ini, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan untuk masuk ke pasar dunia, mulai dari perbedaan budaya, bahasa, hingga karakteristik pasar.

“Sehingga nanti harapannya CJTEC ini bisa menjadi penghubung, menjadi pendamping, supaya mereka bisa ke pasar global,” kata istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

BACA JUGA  Polsek Tirtomoyo Amankan Kegiatan Syukuran Warga Baru PSHT Ranting Tirtomoyo

Ditambahkan, CJTEC tidak hanya berfungsi sebagai penghubung, tetapi juga pendamping UMKM agar lebih siap menghadapi pasar internasional. Salah satu peran pentingnya ialah sebagai rumah kurasi produk, sehingga kualitas dan kesiapan produk UMKM dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar tujuan.

“Selama ini kita banyak dibantu oleh Bank Indonesia (dalam proses kurasi), tetapi dengan hadirnya CJTEC, pelaku UMKM juga nanti bisa memahami karakteristik pasar seperti apa,” imbuh Nawal.

Menurut dia, meskipun jumlah pelaku UMKM di Jateng sangat besar, pelaku yang mengikuti pameran maupun ekspor masih terbatas. Harapannya, CJTEC bisa menjadi wadah kurasi, agar produk UMKM memenuhi standar kualitas dan daya saing pasar.

Di samping itu, Dekranasda Jateng juga akan melibatkan CJTEC dalam hal fasilitasi business matching atau ajang temu bisnis, antara pengrajin UMKM dengan calon buyer maupun eksportir.

BACA JUGA  Tenggelam Saat Berenang di Embung, Remaja Asal Pracimantoro Wonogiri Ditemukan Tewas

“Ke depan, kita harus lebih menumbuhkan keberanian UMKM yang masih embrio, supaya naik kelas. Itu PR kita. Kemudian bisnis matching juga harus dilakukan di Dekranasda, nantinya bisa juga dengan CJTEC ini,” ungkap Nawal.

Dia membeberkan, kinerja ekspor nonmigas Jateng terus membaik. Pada periode November 2025, tercatat naik sebesar 14,59 persen dibanding November 2024, atau dari 977,97 juta dolar AS menjadi 1.120,69 juta dolar AS.

Secara kumulatif, nilai ekspor Jateng Januari–November 2025 sebesar 11.433,61 juta dolar AS, atau naik 9,69 persen dibanding periode tahun 2024 di angka 10.024,54 juta dolar AS. Tujuan ekspor terbesar yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.

Nawal menjelaskan, banyak produk unggulan Jateng yang dilirik pasar global, termasuk kriya dan UMKM. Contohnya, Naruna Ceramik dari Salatiga, dengan produk peralatan dapur dan rumah tangga, serta Roro Kenes dari Kota Semarang, yang terkenal dengan tas anyaman kulit.

BACA JUGA  Pemkab Trenggalek Peringati Hari Jadi ke-79 Provinsi Jatim

Tidak hanya itu, Jateng juga memiliki potensi besar yang tidak dimiliki daerah lain, seperti tenun troso dari Jepara yang berjumlah 344 unit usaha. Bahkan sektor ini mencatatkan nilai ekonomi mencapai Rp25,8 miliar per bulan.

Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, pihaknya terus mendorong pola pembinaan berjenjang, di mana UMKM sukses aktif membina UMKM yang masih merangkak naik.

“Bagaimana UMKM yang besar itu membina UMKM yang kecil. Ini menjadi salah satu program prioritas Dekranasna Jawa Tengah,” ucap Nawal.

Dengan peluncuran CJTEC, Nawal berharap tercipta ekosistem ekspor UMKM yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga produk unggulan daerah mampu bersaing dan memperluas pasar di tingkat internasional.

Editor: Sarno Kenes
Sumber: Diskomdigi Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Sambut Baik SheHack Indosat, Kenalkan Tekhnologi Digital Kepada Pelaku UMKM Perempuan di Trenggalek

12 Juni 2026 - 13:38 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau

12 Juni 2026 - 07:50 WIB

Civitas Pencak Silat di Trenggalek Sepakat Jaga Suro Aman dan Kondusif

12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Tabrakan Maut Dua Sepeda Motor di Wuryantoro Wonogiri, 3 Orang Tewas, 1 Luka Berat

11 Juni 2026 - 21:36 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 35 Polres Bersama TVRI

11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Trending di Berita Terkini