Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

UMUM · 23 Feb 2025 13:57 WIB

Sambut Ramadan dengan Meriah: Tradisi Munggahan Membawa Berkah dan Kebersamaan


					Munggahan menjadi momen indah untuk mempererat tali silaturahmi./ Foto: RRI Perbesar

Munggahan menjadi momen indah untuk mempererat tali silaturahmi./ Foto: RRI

PanselaNews.com, Jakarta – Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat Indonesia kembali merayakan tradisi Munggahan yang penuh makna! Diadakan satu atau dua hari sebelum Ramadan, Munggahan menjadi momen yang dinanti-nantikan sebagai bentuk persiapan spiritual dan sosial. Masyarakat berbondong-bondong untuk merayakan tradisi ini dengan beragam kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai keagamaan.

“Munggahan berasal dari bahasa Sunda ‘unggah’ yang berarti naik,” jelas Irmayani saat berbincang bersama Pro3 RRI pada Minggu (23/2/2025). Makna dari tradisi ini adalah “naik” ke bulan yang lebih suci, penuh berkah, dan kesempatan untuk memperbaiki diri dalam ajaran Islam.

BACA JUGA  "Polantas Menyapa", Polisi di Wonogiri Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara

Dari makan bersama keluarga, berziarah ke makam leluhur, hingga saling meminta maaf, Munggahan menjadi momen indah untuk mempererat tali silaturahmi. Ditambah lagi, banyak yang juga mengadakan pengajian atau doa bersama untuk mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah ini.

BACA JUGA  Salah Satu Anggota Terbaik Berpulang, Polres Wonogiri Gelar Upacara Pemakaman

Dengan Ramadan yang diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025, Munggahan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Februari. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan semakin terasa saat masyarakat menjalani tradisi ini dengan antusias.

Seiring berjalannya waktu, tradisi Munggahan tidak hanya dilestarikan oleh kalangan tua, tetapi juga oleh generasi muda. Nilai-nilai kebersamaan, kedermawanan, dan persiapan spiritual tetap dijaga meski dunia terus berubah.

BACA JUGA  Kerja Keras Kombes Pol Yohanes Ragil, Biro SDM Polda Jateng Dapat Penghargaan dari Kapolri

Baca juga: Jelang Ramadhan, Polisi Incar Perjudian dan Peredaran Miras di Wonogiri

Munggahan bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya persiapan lahir dan batin dalam menyongsong bulan yang suci. Semoga, dengan semangat Munggahan, kita semua dapat menjalani Ramadan dengan lebih baik, penuh rasa syukur dan keberkahan.

Sumber: RRI

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini