Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 16 Mei 2025 18:38 WIB

Solo Raya Great Sale 2025 Picu Ekonomi Aglomerasi Jateng


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi audiensi dengan panitia dari Kadin Solo Raya dan Jateng di Kantor Gubernur, Jumat (16/5/2025) (Foto: Zulkarnain) Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi audiensi dengan panitia dari Kadin Solo Raya dan Jateng di Kantor Gubernur, Jumat (16/5/2025) (Foto: Zulkarnain)

Ahmad Luthfi Dorong Kolaborasi Wilayah Eks Karesidenan

Panselanews.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menargetkan Solo Raya Great Sale pada Juli 2025 menjadi pemicu ekonomi baru melalui pendekatan aglomerasi di wilayah eks karesidenan. Dalam audiensi dengan panitia dari Kadin Solo Raya dan Jateng di Kantor Gubernur, Jumat (16/5/2025), Luthfi menekankan pentingnya kebersamaan antar-kabupaten/kota untuk mengatasi ego sektoral.

Ahmad Luthfi: Solo Raya Great Sale 2025 picu ekonomi aglomerasi Jateng, dorong kolaborasi wilayah eks karesidenan. (Foto: Zulkarnain)

“Nafas aglomerasi itu menumbuhkan ekonomi baru. Jangan sampai ada ego sektoral kalau ingin jadi provinsi besar,” ujar Luthfi. Ia menegaskan Solo Raya Great Sale tidak boleh tersentralisasi pada satu daerah, melainkan melibatkan tujuh kabupaten/kota di Solo Raya untuk memperkuat pariwisata, perdagangan, transportasi, dan investasi.

Luthfi telah menjadwalkan rapat dengan bupati dan wali kota dari eks karesidenan Surakarta dan lima wilayah lainnya untuk menyamakan visi. “Kita rapatkan kepala daerah agar pelaksanaan maksimal, termasuk marketing oleh bupati/wali kota,” katanya. Ia ingin agenda ini jadi percontohan bagi wilayah lain di Jateng.

Ketua Kadin Solo, Ferry Septha Indrianto, menyebut Solo Raya Great Sale sebagai wujud implementasi aglomerasi. “Kami ingin pertemukan investor dengan daya tarik Solo Raya dan seragamkan SOP investasi,” ujarnya. Ia berharap pemerintah daerah memberikan diskon pajak promosi dan retribusi pedagang selama acara.

Dukungan lintas sektor juga diperlukan, seperti diskon tiket 10% dari PT KAI untuk penumpang Stasiun Solo Balapan. “Kompaknya Solo Raya akan ciptakan pertumbuhan ekonomi bersama,” kata Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro, menegaskan perlunya dukungan gubernur untuk menyatukan pemangku kepentingan.

Solo Raya Great Sale diharapkan menjadi model kolaborasi ekonomi aglomerasi, mendorong pertumbuhan inklusif di Jateng. Dengan perencanaan matang dan sinergi, acara ini akan memperkuat ekosistem ekonomi, menarik investor, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Solo Raya.(*)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini