Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Jawa Tengah · 8 Okt 2025 09:53 WIB

SPAM Jawa Tengah: Warga Talunombo Kini Tak Lagi Kekurangan Air


					Petugas DPU BMCK bersama warga mengecek instalasi SPAM yang baru diresmikan di Talunombo. (Foto: Zulkarnain)

Perbesar

Petugas DPU BMCK bersama warga mengecek instalasi SPAM yang baru diresmikan di Talunombo. (Foto: Zulkarnain)

Bantuan SPAM dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membawa perubahan besar bagi kehidupan warga Desa Talunombo, Wonosobo.

Panselanews.com [WONOSOBO] – Setelah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan air bersih, warga Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, akhirnya merasakan kemudahan melalui bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kini, hanya dengan memutar keran di rumah, air jernih mengalir tanpa henti.

Sukamto, salah seorang warga, menunjukkan kebahagiaannya dengan antusias. “Wah, sekarang air mudah dan melimpah. Setelah ada bantuan dari Pak Gubernur Jawa Tengah, air sudah mengalir sampai rumah,” ucapnya, Selasa (7/10/2025).

Keluarga Mahmudi dan anak-anaknya bergembira karena kualitas air di rumah semakin sehat. (Foto: Zulkarnain)

Selama bertahun-tahun, warga harus menempuh lebih dari 3 kilometer guna mengambil air di sumber mata air desa sebelah. Mereka harus membentuk kelompok demi efisiensi dan keamanan. “Biasanya kami bikin kelompok untuk mengambil air di tuk yang jaraknya lebih dari tiga kilometer,” jelas Sukamto.

BACA JUGA  Kompolnas Berharap Polda Jateng Mampu Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Kesuksesan Dalam Pengamanan Mudik Lebaran

Tak hanya itu, untuk memperoleh air, warga mesti mengeluarkan biaya minimal Rp 30 ribu per bulan. Sejak hadirnya SPAM, biaya air bersih menurun drastis. “Tiap bulan itu hanya Rp 5 ribu saja,” tambah Sukamto dengan penuh syukur.

BACA JUGA  Ahmad Luthfi: Kopdes Merah Putih untuk Sejahterakan Rakyat Bukan Beban Desa

Manfaat SPAM dirasakan merata. Darsijah, warga lanjut usia, tak lagi kesulitan meminta bantuan orang lain. “Senang sekali, sekarang airnya sudah mengalir sampai rumah. Airnya juga bening dan bersih,” tuturnya. Air digunakan untuk kebutuhan harian, termasuk mencuci, memasak, mandi, hingga menyiram tanaman.

Mahmudi, warga lain, menyampaikan kualitas air SPAM jauh lebih baik dibanding air tuk yang bisa keruh saat musim hujan. “Airnya lebih bersih dibanding air tuk. Anak saya jadi lebih sehat,” katanya.

BACA JUGA  DirPamobvid Polda Jateng Pantau Langsung Situasi Obyek Wisata di Tawangmangu

Kepala Dusun Talunombo, Eko Prasetyawan, menekankan peran SPAM untuk mendukung program pemerintah desa. “Airnya sangat bersih dan sehat untuk dikonsumsi, sehingga bisa mendukung penanganan dan pencegahan stunting,” tuturnya.

Menurut Hanung Triyono, Kepala DPU BMCK Provinsi Jawa Tengah, bantuan SPAM merupakan bagian dari program prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem dan desa maju berdaya. “SPAM membantu sekitar 600 lebih kepala keluarga di Desa Talunombo,” ujar Hanung. Tahun 2025, total ada 30 titik SPAM yang akan dibangun di desa-desa membutuhkan.(*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini