Sinergi Lintas Kementerian untuk Tertibkan Aset Wakaf di Jateng
Panselanews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendorong kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf. Hal ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal warga NU di SMA Nasima Internasional, Semarang, Sabtu (3/5/2025). “Proses sertifikasi wakaf harus digerakkan melalui koordinasi lintas kementerian,” ujarnya.

Taj Yasin dorong Kemenag-ATR/BPN sinergi percepat sertifikasi tanah wakaf di Jateng, dukung ekonomi syariah tumbuh 17%. (Foto: Syahidan)
Yasin menjelaskan, banyak pengelola masjid dan yayasan belum memahami syarat administratif sertifikasi. Ia meminta Kementerian Agama mendampingi nazhir agar proses di ATR/BPN berjalan lancar. “Pengurus perlu tahu apa yang dibutuhkan untuk mengurus sertifikat,” katanya.
Pemprov Jateng, lanjut Yasin, siap memfasilitasi komunikasi antar-kementerian untuk memastikan proses sertifikasi tertib dan bebas sengketa. “Kami ingin ketertiban di masjid, musala, dan pesantren terwujud,” tegas pria kelahiran Rembang ini.
Selain isu wakaf, Yasin menyoroti potensi ekonomi syariah yang tumbuh 17% melebihi ekonomi nasional. Ia menawarkan kemudahan perizinan bagi pengusaha muslim yang ingin memanfaatkan tanah untuk ekonomi syariah. “Kami siap bantu dari sisi perizinan,” ujarnya.
Ia mencontohkan praktik di Kudus, di mana lahan sekitar bendungan BBWS dimanfaatkan masyarakat. “Sinergi seperti ini bisa dioptimalkan,” tambahnya. Acara ini dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan tokoh NU seperti KH Hanief Ismail dan KH Ahmad Darodji.









