Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 3 Mei 2025 18:00 WIB

Taj Yasin Dorong Kolaborasi Kemenag-ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf


					Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendorong kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf. Hal ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal warga NU di SMA Nasima Internasional, Semarang, Sabtu (3/5/2025). (Foto: Syahidan)

Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendorong kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf. Hal ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal warga NU di SMA Nasima Internasional, Semarang, Sabtu (3/5/2025). (Foto: Syahidan)

Sinergi Lintas Kementerian untuk Tertibkan Aset Wakaf di Jateng

Panselanews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendorong kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf. Hal ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal warga NU di SMA Nasima Internasional, Semarang, Sabtu (3/5/2025). “Proses sertifikasi wakaf harus digerakkan melalui koordinasi lintas kementerian,” ujarnya.

Taj Yasin dorong Kemenag-ATR/BPN sinergi percepat sertifikasi tanah wakaf di Jateng, dukung ekonomi syariah tumbuh 17%. (Foto: Syahidan)

Yasin menjelaskan, banyak pengelola masjid dan yayasan belum memahami syarat administratif sertifikasi. Ia meminta Kementerian Agama mendampingi nazhir agar proses di ATR/BPN berjalan lancar. “Pengurus perlu tahu apa yang dibutuhkan untuk mengurus sertifikat,” katanya.

Pemprov Jateng, lanjut Yasin, siap memfasilitasi komunikasi antar-kementerian untuk memastikan proses sertifikasi tertib dan bebas sengketa. “Kami ingin ketertiban di masjid, musala, dan pesantren terwujud,” tegas pria kelahiran Rembang ini.

Selain isu wakaf, Yasin menyoroti potensi ekonomi syariah yang tumbuh 17% melebihi ekonomi nasional. Ia menawarkan kemudahan perizinan bagi pengusaha muslim yang ingin memanfaatkan tanah untuk ekonomi syariah. “Kami siap bantu dari sisi perizinan,” ujarnya.

Ia mencontohkan praktik di Kudus, di mana lahan sekitar bendungan BBWS dimanfaatkan masyarakat. “Sinergi seperti ini bisa dioptimalkan,” tambahnya. Acara ini dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan tokoh NU seperti KH Hanief Ismail dan KH Ahmad Darodji.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wujudkan Budaya Berintegritas: SMK Negeri 1 Giritontro Wonogiri Gelar Deklarasi Sekolah Berintegritas

22 Mei 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Ungkap Penipuan Online Modus Pig Butchering, 38 Tersangka Diamankan

22 Mei 2026 - 17:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto Beli Sapi Kurban 1,37 Ton Milik Warga Pogalan Trenggalek

22 Mei 2026 - 11:19 WIB

Tingkatkan Layanan, Pemprov Jateng Bangun VIP Room Bandara Adi Soemarmo Solo

21 Mei 2026 - 21:28 WIB

Indeks Demokrasi Indonesia di Jateng Terus Membaik, Lampaui Nasional

21 Mei 2026 - 21:09 WIB

Kapolres Wonogiri Cup MLBB Seri 03 Tahun 2026, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Generasi Muda

21 Mei 2026 - 19:50 WIB

Trending di Berita Terkini