Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 5 Jun 2025 02:05 WIB

Tanah Gerak Ancam 100 KK di Dawuhan Trenggalek, BPBD Siagakan Pengungsian


					Petugas BPBD Trenggalek dan perangkat Desa Dawuhan meninjau lokasi tanah gerak di RT 15 dan RT 16 yang mengalami amblesan 1,4 meter pada 4 Juni 2025. (Foto: BPBD Trenggalek)

Perbesar

Petugas BPBD Trenggalek dan perangkat Desa Dawuhan meninjau lokasi tanah gerak di RT 15 dan RT 16 yang mengalami amblesan 1,4 meter pada 4 Juni 2025. (Foto: BPBD Trenggalek)

Amblesan Tanah 1,4 Meter di Dekat Pemukiman, Warga Diminta Waspada Hujan Deras

Panselanews.com [TRENGGALEK] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek bersama perangkat Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, melakukan peninjauan lokasi tanah gerak di Desa Dawuhan pada Rabu, 4 Juni 2025. Tanah gerak ini mengancam sekitar 100 kepala keluarga (KK) atau 308 jiwa di RT 15 dan RT 16. Berdasarkan laporan BPBD, titik tanah gerak terdekat dengan pemukiman warga mengalami amblesan sebesar 1,4 meter dengan panjang retakan sekitar 50 meter.

Warga setempat telah menutup retakan tanah untuk mengurangi risiko longsor dan mengalihkan aliran air yang mengarah ke retakan dengan membuat jalur air baru. Meski demikian, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras yang berlangsung lama, khususnya pada malam hari, karena berpotensi memicu longsor.

Untuk antisipasi, BPBD telah menyiapkan beberapa titik pengungsian, yaitu Balai Desa Dawuhan, Masjid di RT 14, serta rumah warga milik Bapak Rofi dan Bapak Nyari di RT 13. “Kami mengimbau warga untuk segera mengungsi ke lokasi yang telah disiapkan jika hujan deras terjadi, demi keselamatan,” ujar Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono.

BPBD Trenggalek terus memantau perkembangan tanah gerak dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Masyarakat juga diminta melaporkan tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan baru ke posko bencana terdekat. Ancaman tanah gerak ini merupakan bagian dari risiko bencana hidrometeorologi yang meningkat selama musim hujan di wilayah Trenggalek.(*)

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Pemkab Wonogiri Gelontorkan Dana Rp489 Juta untuk TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Giriyoso
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini