PanselaNews.com [Jakarta] – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menegaskan bahwa target penyelesaian gedung-gedung Parlemen di Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan rampung pada tahun 2028. Dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025), Muzani juga menyampaikan bahwa lahan serta anggaran untuk pembangunan gedung lembaga yudikatif telah dipersiapkan oleh pemerintah.
“Presiden sudah menganggarkan Rp48,8 triliun untuk ‘multi years’ pembangunan gedung DPR, DPD dan MPR. Insya Allah sebelum 2028 sudah selesai. Gedung yudikatif, MA, MK, KY, dan Komisi Yudisial juga sudah disiapkan lahannya, anggarannya pun sudah disiapkan,” ujar Muzani saat ditemui di Jakarta.
Muzani menambahkan bahwa pembangunan IKN yang dimulai pada tahun 2022 menunjukkan progres yang sesuai dengan perencanaan. “Menurut saya, sudah ‘on the track’. IKN itu nanti bukan hanya menjadi pusat pemerintahan dan kegiatan politik, tetapi juga pusat peradaban yang akan menjadi tempat pengambilan keputusan penting,” imbuhnya.
Baca juga: Menteri AHY Hadiri Peresmian IKN dan Serahkan Sertipikat Istana Negara dan Istana Garuda
Ia melanjutkan, adanya pembaruan suasana dan lingkungan baru di IKN diharapkan dapat menarik banyak orang untuk berkumpul. “Berkumpulnya orang dari nol dengan suasana baru, kehidupan baru. Ini yang menurut saya seharusnya begitu, dan jumlahnya tidak kecil,” tambahnya.
Muzani juga memberikan penegasan terkait isu-isu yang beredar di media sosial mengenai perkembangan pembangunan IKN yang terhambat. Ia berharap banyak investor akan berinvestasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan area sekitarnya, memperkuat gaung IKN sebagai pusat peradaban modern di Indonesia.(*)
Sumber: RRI
Editor: Tri Wahyudi









