Empat alat berat diterjunkan untuk memecah batu yang menutup akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo di KM 16. (Foto: Dok. BPBD Trenggalek)
PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Tim gabungan kembali melanjutkan penanganan longsor di KM 16 Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo, Kamis, 5 Maret 2026.
Memasuki hari ke-3 pasca longsor dilakukan tahap pemecahan material batu yang menutup badan jalan.
Batuan raksasa dengan estimasi volume sekitar 68 meter kubik itu kini mulai digempur alat berat yang masih menutup total akses jalan sejak 3 Maret pukul 17.30 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, menyampaikan hingga pukul 09.00 WIB pagi ini, dua unit alat berat telah dikerahkan ke lokasi. “Proses pembersihan difokuskan pada material longsor berupa batu berukuran besar yang dihancurkan menggunakan alat berat jenis breaker,” terangnya.
Selain itu, “sejumlah personel juga melakukan pembersihan pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi kemarin sore di sekitar titik longsor,” sambungnya.
Cuaca hari ini di lokasi terpantau mendung, sehingga seluruh tim tetap mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Semoga seluruh petugas yang bertugas di lapangan selalu diberikan keselamatan dan kesehatan hingga proses penanganan selesai,” harapnya
Jika tidak ada kendala cuaca dan teknis, penanganan sementara ditargetkan rampung dalam dua hari kedepan.
Editor: Sarno Kenes
Sumber: BPBD Trenggalek









