Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 18 Apr 2025 18:28 WIB

Wagub Jateng Tanam 1.000 Pohon Bersama Komunitas di Kudus


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri acara penanaman 1.000 bibit pohon dan halalbihalal bersama komunitas Laskar Lereng Muria (LLM) di kawasan wisata Speedboat Waduk Logung, Desa Kadangmas, Kudus, pada Jumat, 18 April 2025. (Foto: Syahidan) Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri acara penanaman 1.000 bibit pohon dan halalbihalal bersama komunitas Laskar Lereng Muria (LLM) di kawasan wisata Speedboat Waduk Logung, Desa Kadangmas, Kudus, pada Jumat, 18 April 2025. (Foto: Syahidan)

Taj Yasin Dukung Laskar Lereng Muria Lestarikan Alam

PanselaNews.com, Kudus – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri acara penanaman 1.000 bibit pohon dan halalbihalal bersama komunitas Laskar Lereng Muria (LLM) di kawasan wisata Speedboat Waduk Logung, Desa Kadangmas, Kudus, pada Jumat, 18 April 2025. Kegiatan ini dihadiri perwakilan PT Sukun dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Jratun.

Wagub Jateng Taj Yasin tanam 1.000 pohon di Kudus bersama LLM untuk lestarikan alam. Edukasi perawatan pohon digalakkan. (Foto: Syahidan)

Sebanyak 1.000 bibit pohon, seperti alpukat, mangga, durian, dan pete, ditanam untuk mendukung pelestarian lingkungan. Ketua LLM, Agus Riyawan, menjelaskan bahwa komunitasnya yang berdiri sejak 2021 telah aktif menanam pohon di Pegunungan Muria, Patiayam, dan Kendeng, serta membersihkan sungai dan lingkungan.

“Kami juga bersihkan paku bekas Pilkada dari pohon. Ini komitmen kami untuk menjaga alam,” ujar Agus.

Taj Yasin mengapresiasi konsistensi LLM dan menyukai tagline mereka, “Senyumnya Alam adalah Senyumnya Kita.” Ia menegaskan pentingnya menjaga alam sebagai sumber kehidupan. Namun, ia mengingatkan perlunya edukasi masyarakat agar pohon yang ditanam dapat dirawat hingga tumbuh subur.

“Seringkali pohon yang ditanam mati atau dicabut. Edukasi ke masyarakat penting agar tanaman bermanfaat,” tegasnya.

Waduk Logung sendiri memiliki manfaat besar, seperti mengurangi risiko banjir, menyediakan irigasi pertanian seluas 2.821 hektare, air bersih 200 liter per detik, dan menghasilkan energi listrik hingga 0,5 megawatt. Kegiatan ini diharapkan menginspirasi komunitas lain untuk terus melestarikan lingkungan.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini