Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 18 Apr 2025 18:00 WIB

Wagub Jateng Usul Ekstrakurikuler Keagamaan di Sekolah


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengusulkan penambahan ekstrakurikuler keagamaan sebagai pilihan kegiatan di sekolah untuk memperkuat pendidikan agama sejak dini. Usulan ini disampaikan saat menerima kunjungan pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng di kantornya, Semarang, pada Kamis, 17 April 2025. (Foto: Syahidan) Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengusulkan penambahan ekstrakurikuler keagamaan sebagai pilihan kegiatan di sekolah untuk memperkuat pendidikan agama sejak dini. Usulan ini disampaikan saat menerima kunjungan pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng di kantornya, Semarang, pada Kamis, 17 April 2025. (Foto: Syahidan)

Taj Yasin: Perkuat Toleransi Melalui Pendidikan Keagamaan

PanselaNews.com, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengusulkan penambahan ekstrakurikuler keagamaan sebagai pilihan kegiatan di sekolah untuk memperkuat pendidikan agama sejak dini. Usulan ini disampaikan saat menerima kunjungan pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng di kantornya, Semarang, pada Kamis, 17 April 2025.

Wagub Jateng Taj Yasin usul ekstrakurikuler keagamaan di sekolah untuk tingkatkan toleransi dan moral anak bangsa. (Foto: Syahidan)

“Kita ingin dorong ekstrakurikuler keagamaan, seperti madrasah untuk Islam atau sekolah minggu untuk Kristen,” ujar Taj Yasin.

Menurutnya, ekstrakurikuler keagamaan akan melengkapi kegiatan lain yang sudah ada di sekolah. Taj Yasin meminta Kanwil Kemenag Jateng mengkaji usulan ini agar dapat diterapkan secara efektif. Ia meyakini, penguatan pendidikan keagamaan sejak dini akan meningkatkan toleransi antarumat beragama dan menjadikan agama sebagai landasan moral anak bangsa.

“Saya yakin, kalau keagamaan kuat, toleransi makin tinggi. Beragama harus jadi kewajiban dan tanggung jawab pribadi,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kanwil Kemenag Jateng juga menyampaikan sejumlah usulan, termasuk dukungan finansial untuk guru agama dari berbagai kepercayaan, seperti Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu. Mereka juga meminta dukungan Pemprov Jateng untuk event kompetisi keagamaan tingkat nasional, seperti pendanaan dan fasilitas pemusatan latihan agar Jawa Tengah berprestasi.

Taj Yasin menyambut baik usulan tersebut dan berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan demi membangun generasi yang berakhlak mulia dan toleran.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hartanto Boechori: Pak Presiden Jurnalis Bukan “Londo Ireng”

26 Juli 2026 - 05:42 WIB

Trending di Berita Terkini