Penerapan pembelajaran mendalam ini adalah agar siswa tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif sehingga pembelajaran dapat bertumbuh dan berkembang
PanselaNews.com [WONOGIRI] – SMK Negeri 2 Wonogiri menggelar workshop penerapan pembelajaran mendalam yang dibuka secara resmi oleh Indah, SE.M.Pd. pengawas sekolah Cabang Dinas VI Provinsi Jawa Tengah, Senin, 11 Agustus 2025.
Kegiatan ini juga dihadiri kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonogiri yang dalam hal ini mengutus perwakilannya serta dua fasilitator utama, yaitu Risdiyanto, Kepala SMK Negeri 1 Pracimantoro dan Suhari, Kepala SMK Negeri 1 Jatiroto, yang memandu jalannya workshop.
Workshop ini menitikberatkan pada perubahan pendekatan dalam pelaksanaan pembelajaran, bukan pada perubahan kurikulum itu sendiri.
Indah menegaskan bahwa walaupun kurikulum yang digunakan tetap sama, pendekatan dan pola penerapan pembelajaran perlu diperbarui agar proses belajar mengajar dapat mengembangkan kemampuan siswa secara mendalam.
“Tujuan utama dari penerapan pembelajaran mendalam ini adalah agar siswa tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif sehingga pembelajaran dapat bertumbuh dan berkembang,” jelas fasilitator Risdiyanto.
Workshop ini diikuti oleh kepala sekolah atau yang mewakili berbagai SMK di Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi para pendidik untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonogiri berharap dengan adanya pendekatan pembelajaran mendalam ini, pendidikan di Wonogiri mampu menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing, terutama dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan pola pembelajaran yang lebih kaya dan berfokus pada pemahaman mendalam, kami yakin para siswa akan lebih siap menghadapi masa depan dan ikut berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat menengah kejuruan, yang diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang bagi peserta didik dan dunia pendidikan di Wonogiri.
Editor: Sarno Kenes









