Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 19 Nov 2025 18:50 WIB

424 Korban Bencana Longsor di Banjarnegara Bakal Direlokasi


					424 Korban Bencana Longsor di Banjarnegara Bakal Direlokasi Perbesar

Gubernur Ahmad Luthfi, saat rapat koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (18/11). Foto: Humas Pemprov Jateng

 

PanselaNews.com [SEMARANG] — Pemerintah akan melakukan relokasi 424 orang warga korban bencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, dari tempat pengungsian ke hunian sementara.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, seusai Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (18/11/2025). Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan lahan.

“Banjarnegara disiapkan dua hektare untuk hunian sementara. Ini kita koordinasikan dengan bupatinya,” kata Luthfi

BACA JUGA  Erick Thohir: Garuda Academy Bangun Ekosistem Sepak Bola RI

Dia menyebut jumlah pengungsi yang akan direlokasi mencapai 424 jiwa. Menurut Luthfi, relokasi harus dilakukan secepat mungkin, agar warga tidak berlama-lama tinggal di tempat pengungsian.

“Hunian sementara ini sesegera mungkin. Jangan sampai mereka berada di pengungsian terlalu lama. Hunian tetap akan kita pikirkan setelahnya,” kata Luthfi.

Selain Banjarnegara, relokasi juga disiapkan untuk korban bencana longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

“Untuk Majenang kita siapkan relokasi, baik hunian sementara maupun hunian tetap. Fokus kita hunian sementara dulu,” jelasnya.

Langkah relokasi ini, menurut Luthfi, bagian dari penanganan pascabencana yang harus terencana dan cepat. Dia memastikan, provinsi, kabupaten/ kota, hingga BNPB bergerak bersama.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Lakukan Pengamanan Prosesi Upacara Hajad Dalem Labuhan Karaton Yogyakarta di Petilasan Dlepih

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menyatakan apresiasi kepada Gubernur Luthfi, yang telah melakukan langkah pencegahan dan penanganan secara proaktif. Menurutnya, Jawa Tengah menunjukkan contoh baik dalam kesiapsiagaan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur. Tidak bisa lagi kita menunggu kejadian bencana, baru sibuk melakukan respons. Jateng sudah bergerak dari awal,” ujar dia.

Raditya menegaskan pentingnya peta risiko dimiliki setiap daerah, sebagai standar wajib.

“Setiap kabupaten/ kota harus memiliki peta risiko dan meng-overlay-nya dengan prediksi BMKG. Dari situ akan kelihatan wilayah dengan ancaman curah hujan tinggi, banjir, maupun longsor,” jelasnya.

BACA JUGA  Caleg DPR RI Gus Ahmad Abdul Qodir Silaturahmi dengan Alumni Santri Ponpes Sidogiri dan Masyarakat Tiris

Raditya juga menyampaikan operasi modifikasi cuaca (OMC) sedang dan terus dijalankan, untuk mengurangi potensi hujan ekstrem di wilayah rawan.

“OMC dilakukan untuk mengurangi potensi curah hujan tinggi, terutama di wilayah kejadian, agar proses evakuasi dan seterusnya bisa berjalan dengan baik. Ini diprioritaskan untuk wilayah dengan potensi hujan di atas 300 mm per hari,” tandasnya. (*)

Sumber: Humas Pemprov Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Perkuat Sinergitas Penyidik Polri dan PPNS Dalam Rakor Korwas 2026

2 Juni 2026 - 06:37 WIB

Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur Saat Perayaan Waisak

1 Juni 2026 - 21:24 WIB

Polres Wonogiri Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Terhadap Nilai-nilai Kebangsaan

1 Juni 2026 - 17:59 WIB

Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

1 Juni 2026 - 16:46 WIB

Kapolres Trenggalek Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

1 Juni 2026 - 11:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pegawai di Lingkup Sekda Trenggalek Gelar Upacara

1 Juni 2026 - 10:22 WIB

Trending di Berita Terkini