Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 12 Apr 2025 14:07 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng OJK Wujudkan Ketahanan Pangan Jateng 2025


					Tengah Ahmad Luthfi mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan daerah. Dalam audiensi di kantor gubernur, Jumat (11/4/2025) (Foto: Zulkarnain) Perbesar

Tengah Ahmad Luthfi mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan daerah. Dalam audiensi di kantor gubernur, Jumat (11/4/2025) (Foto: Zulkarnain)

Kolaborasi Forum Keuangan Perkuat Ekonomi Daerah

PanselaNews.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan daerah. Dalam audiensi di kantor gubernur, Jumat (11/4/2025), Luthfi mengusulkan pembentukan forum perbankan dan industri keuangan. “Kolaborasi adalah kunci. Kami sejalan dengan OJK untuk membangun Jateng,” ujar Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo, mendukung gagasan tersebut.

Gubernur Ahmad Luthfi gandeng OJK dan forum keuangan untuk wujudkan ketahanan pangan dan ekonomi Jateng 2025 (Foto: Zulkarnain)

Sinergi OJK dan Pemprov Jateng terus diperkuat, termasuk melalui pengawasan lembaga keuangan. Pada 2024, OJK telah mendukung pengelolaan keuangan petani padi dan jagung di Grobogan serta Kendal. Model ini akan diperluas ke seluruh Jateng. “Kami fokus membangun ekosistem produksi dan keuangan,” kata Hidayat, menegaskan peran OJK dalam menjaga stabilitas ekonomi.

BACA JUGA  Menko AHY Kunjungi Bendungan Pidekso, Tekankan Pentingnya Pembangunan Irigasi untuk Dongkrak Produktivitas Pertanian

Tahun 2025, OJK akan mendukung program Pemprov Jateng dengan menggarap potensi ekspor rajungan di Jepara. Program ini diharapkan meningkatkan pendapatan nelayan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan visi Jawa Tengah sebagai lumbung pangan. “Pemprov tidak bisa jalan sendiri,” ujarnya.

BACA JUGA  Dua Motor Tabrakan di Simpang Tiga Pracimantoro Wonogiri, Dua Orang luka Serius

Baca juga: Pemudik Ngadu ke Gubernur Ahmad Luthfi “Sangune Entek” Ribuan Warga Senang Balik ke Perantauan Gratis

Selain OJK, Luthfi telah menjalin kerja sama dengan 44 perguruan tinggi melalui Forum Rektor serta legislatif melalui Forum Berlian dan Forum Senayan. Kolaborasi ini mengintegrasikan program pembangunan agar sejalan dengan visi Jateng maju. “Kami butuh semua pihak untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Luthfi, menegaskan komitmennya.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Gelar Nobar Piala Dunia 2026 bersama Masyarakat

Langkah kolaboratif ini menjadi fondasi kuat bagi Jawa Tengah untuk mencapai swasembada pangan dan stabilitas ekonomi. Dengan dukungan OJK, perguruan tinggi, dan legislatif, Luthfi optimistis Jateng mampu wujudkan target produksi padi 11,8 juta ton pada 2025, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini