Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Apr 2025 20:27 WIB

Pemudik Ngadu ke Gubernur Ahmad Luthfi “Sangune Entek” Ribuan Warga Senang Balik ke Perantauan Gratis


					Pemudik Ngadu ke Gubernur Ahmad Luthfi “Sangune Entek” Ribuan Warga Senang Balik ke Perantauan Gratis Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, melepas keberangkatan para pemudik kembali ke perantauan, Kamis (10/4/2015). 

 

PanselaNews.com,Boyolali- Sejumlah warga Jawa Tengah yang balik ke Perantauan usai libur lebaran mengaku uang sakunya sudah habis. Meski demikian, mereka mengaku senang dapat gratisan biaya perjalanan kembali ke perantauan berkat program “Balik Rantau Gratis 2025 Pemprov Jateng”.

Jumlah peserta arus balik dengan slogan “Mudik Seneng Balik Ayem” itu tak sedikit. Setidaknya 3.500-an jiwa yang melakukan perjalanan menggunakan 72 bus dan 8 gerbong kereta api menuju Jakarta dan sekitarnya.

“Sangune pun telas Pak (uang sakunya sudah habis pak), tapi senang bisa balik gratis. Matur nuwun pun dibantu (Terima kasih sudah dibantu),” kata Urip Raharjo pada Gubernur melalui zoom dari Donohudan Boiyolali, Kamis, 10 April 2025.

BACA JUGA  Menag Nasaruddin Umar Resmikan Gedung STABN Raden Wijaya Wonogiri

Urip merupakan buruh bangunan asal Purbalingga yang bersiap balik ke Jakarta. Program Balik Rantau Gratis ini memang dikhususkan bagi warga Jateng yang bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga, hingga buruh.

Rinciannya, pemberangkatan dari Asrama Haji Donohudan Boyolali tujuan Pulo Gebang Jakarta (35 bus) dengan kapasitas 1.750 penumpang. Terminal Tipe A Pekalongan tujuan Pulo Gebang Jakarta (17 bus) kapasitas 850 penumpang, Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas tujuan Pulo Gebang Jakarta (12 bus) kapasitas 600 seat. Asrama Haji Donohudan Boyolali tujuan Bandung (6 bus), kapasitas 256 penumpang dan Cilacap tujuan Bandung (2 bus) sudah diberangkatkan 8 April 2025.

BACA JUGA  Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Kilometer 92, Diduga Dipicu Truk Rem Blong

Gubernur Ahmad Luthfi menekankan, peserta kegiatan ini tak dipungut biaya alias gratis. “Mereka yang memanfaatkan program arus balik ini tidak bayar sekecil apapun. Duite wis entek,” selorohnya.

Program yang didukung oleh 7 Rumah Sakit milik Pemprov Jateng, Bank Jateng, Baznas dan Pemerintah kabupaten/kota ini bertujuan meringankan beban masyarakat. Maka pesertanya adalah masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah.

BACA JUGA  Waduh! Ribuan Orang di Blitar Alami Gangguan Jiwa, Didominasi Laki-laki

Ia juga menjelaskan mengapa program ini dilakukan mulai 8 hingga 10 April, untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. Terlebih lagi, Jateng sebagai sentral arus mudik nasional.

Kedepan, lanjut Ahmad Luthfi, kegiatan mudik gratis dan program arus balik ini akan menjadi role model. Sehingga akan ditata lebih baik lagi dan diharapkan kapasitasnya bisa ditingkatkan.

“Kami ingin tak hanya mengantarkan masyarakat kembali ke perantauan tapi ini bentuk kepedulian Pemprov, Pemkab dan kota meringankan beban pekerja informal,” terangnya. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini