Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 14 Apr 2025 18:45 WIB

Aksi Damai Warga Pracimantoro Wonogiri, Tolak Pabrik dan Tambang Semen, Lindungi Lahan dan Karst 


					Aksi Damai Warga Pracimantoro Wonogiri, Tolak Pabrik dan Tambang Semen, Lindungi Lahan dan Karst  Perbesar

Warga Pracimantoro tolak pabrik semen di Wonogiri, tuntut DPRD lindungi lahan pertanian dan karst dari industri.

 

PanselaNews.com,Wonogiri- Ratusan warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, dari Paguyuban Tali Jiwa dan Wonoharjo Lestari, menghadiri Rapat Dengar Pendapat di DPRD Wonogiri, Senin (14/4/2025).

Mereka menolak rencana pabrik dan tambang semen di Desa Pelem, Watangrejo, dan Wonoharjo, karena ancaman terhadap lahan pertanian dan keguyuban sosial. Suprihatin, warga Pelem, meminta proyek dibatalkan demi ketentraman.

BACA JUGA  Iran U-20 Bantai Timnas U-20 Tiga Gol Tanpa Balas

Dalam RDP yang dipimpin Ketua DPRD Sriyanto, warga menyampaikan dampak sosial pro-kontra yang telah memecah masyarakat.

Paguyuban Tali Jiwa, didukung ahli lingkungan seperti Petrasa Wacana, menyoroti risiko kerusakan hidrologi karst, biodiversitas, dan ekosistem yang menopang kehidupan petani selama ini.

Paguyuban menuntut DPRD mempertahankan lahan pertanian, mencabut izin proyek semen, dan melindungi kawasan karst dari eksploitasi. Mereka juga meminta revisi Perda RTRW 2020-2040 yang dinilai pro-industri. “Kami ingin lingkungan lestari, bukan polusi,” ujar Suryanto Perment, pendamping Paguyuban.

BACA JUGA  Senyum Bahagia Warga Perantauan Tiba di Terminal Giri Adipura Wonogiri, Peserta Mudik Gratis dari Pemprov Jateng

Usai RDP, warga menggelar aksi damai menuju Pendopo Kabupaten Wonogiri, membentangkan spanduk penolakan. Namun, Bupati tidak hadir untuk menanggapi. Koordinator aksi, Hanung dan Agus Sartanto, menegaskan pembangunan harus hormati alam dan rakyat, bukan mengorbankan kehidupan petani.

BACA JUGA  Ledakan Mercon di Ponorogo: Dua Pelajar SMP Luka Bakar, Dirawat Intensif

Aksi ini mencerminkan perjuangan warga Pracimantoro untuk menjaga warisan ekologis dan sosial. Mereka menanti respons konkret DPRD dan Pemkab Wonogiri. Penolakan ini juga didukung komunitas lingkungan, memperkuat seruan moratorium tambang di Pulau Jawa demi kelestarian alam.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini