Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Jun 2025 10:11 WIB

Anggota DPR RI dan Sekda Trenggalek Tinjau Banjir Sungai Bagong


					Anggota DPR RI Ali Mufthi bersama Sekda Edy Soepriyanto meninjau pos pengungsian banjir di Desa Ngares, Trenggalek, Senin (09/06/2025). (Foto: Dok. BPBD Trenggalek)  

Perbesar

Anggota DPR RI Ali Mufthi bersama Sekda Edy Soepriyanto meninjau pos pengungsian banjir di Desa Ngares, Trenggalek, Senin (09/06/2025). (Foto: Dok. BPBD Trenggalek)

Warga Ngares Sampaikan Aspirasi, Solusi Banjir Jangka Panjang Dicari

Panselanews.com [TRENGGALEK] – Anggota DPR RI Komisi V, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., bersama Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, dan Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, meninjau lokasi banjir di Sungai Bagong, Dusun Temon, dan pos pengungsian di Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek, pada Senin (09/06/2025). Kunjungan ini bertujuan mengevaluasi penanganan banjir akibat hujan deras sejak 8 Juni 2025 serta mencari solusi jangka panjang untuk warga terdampak.

Hujan intensitas tinggi sejak Minggu (08/06/2025) menyebabkan Sungai Bagong meluap, membanjiri 120 rumah di Dusun Temon dan memaksa 250 warga mengungsi ke posko di Desa Ngares. Dalam dialog, warga menyampaikan aspirasi agar banjir segera diatasi untuk mengembalikan aktivitas normal. “Kami ingin solusi cepat karena cuaca ekstrem membuat kami sering mengungsi,” ujar Siti Aminah, warga Temon, kepada Ali Mufthi.

BPBD Trenggalek telah mendistribusikan 400 paket sembako dan mendirikan tiga posko pengungsian sejak 08/06/2025, dibantu TNI dan Polri. Ali Mufthi, yang fokus pada infrastruktur di Komisi V, berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk merancang tanggul permanen dan normalisasi sungai, dengan anggaran Rp 20 miliar dialokasikan untuk 2026. “Kami pastikan solusi berkelanjutan, termasuk relokasi warga jika diperlukan,” katanya. BMKG memprediksi hujan lebat hingga 15 Juni 2025, meningkatkan urgensi penanganan.(*)

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Libur Panjang Nataru, Dinas Pariwisata Trenggalek Ajak Pengelola Tingkatkan Kualitas Layanan
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini