PanselaNews.com [PROBOLINGGO] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo lakukan distribusi bantuan. Sekaligus turun langsung kerja bakti peninggian tanggul sungai di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Jum’at, 27 Februari 2026.
Aksi tersebut menjadi respon atas kejadian banjir luapan sungai dan genangan air sawah di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas pada Selasa, 17 Februari 2026 sore. Kala itu hujan turun dengan intensitas cukup tinggi di wilayah Kecamatan Lumbang dan Sukapura sejak pukul 13.55 hingga 16.00 WIB. Akibatnya, debit Kali Laweyan meningkat dan meluap di sejumlah titik tanggul di Desa Tambakrejo.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur terkait membangun tanggul tambahan sebagai langkah antisipasi banjir susulan. Peninggian tanggul dilakukan menggunakan 428 buah batako yang dipasang secara gotong royong.
Kerja bakti melibatkan BPBD Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa Tambakrejo beserta perangkat desa, unsur TNI serta masyarakat setempat. Warga secara swadaya berinisiatif meninggikan tanggul guna mencegah banjir kembali terjadi dan berdampak pada permukiman.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengapresiasi kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
“Menunjukkan semangat gotong royong dan kesadaran mitigasi bencana yang luar biasa,” ujar Oemar Sjarief.
Menurut Oemar, keterlibatan TRC BPBD dalam kerja bakti tersebut merupakan bentuk dukungan teknis. Sekaligus penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.
“Diharapkan mampu meminimalisir potensi banjir apabila debit air sungai kembali meningkat. Mitigasi seperti ini sangat penting untuk melindungi keselamatan dan aset warga,” tambahnya.
BPBD berharap sinergi antara pemerintah desa, aparat dan masyarakat terus terjaga. Sehingga penanganan serta pencegahan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.












