Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 20 Jul 2026 10:41 WIB

Kebakaran di Tulungagung, 3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar


					Kebakaran di Tulungagung, 3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar Perbesar

 

Foto : Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang melalap kandang ayam milik Munir, di Dusun Plandangan, Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Minggu (19/7) malam. (ist)

PanselaNews.com [TULUNGAGUNG]– Kebakaran hebat menghanguskan kandang ayam petelur milik Munir di Dusun Plandangan, Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Minggu malam (19/7).

Akibat insiden tersebut, sekitar 3.000 ekor ayam petelur mati terpanggang dan kandang ludes dilalap api. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

Kasi Pemadam dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 22.00 WIB, Munir (40), warga Desa Gendingan, sempat mengecek kondisi kandang sekaligus menyalakan alat penghangat ayam berbahan bakar gas LPG.

BACA JUGA  Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

Usai menyalakan alat penghangat, korban meninggalkan kandang untuk membantu hajatan keluarga yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi.

“Diduga kebakaran bermula dari alat penghangat ayam berbahan bakar gas LPG yang mengalami kebocoran,” ujar Bambang seperti dilansir dari jatim Terkini, Senin (20/7).

BACA JUGA  Wagub Jateng Respon Cepat Aduan Warga Terkait Banjir Pekalongan, Segera Kerahkan Alat Berat

Menurut Bambang, kebakaran pertama kali diketahui setelah Munir bersama Samsul dan Kepala Desa Gendingan M. Miftachul Arifin mendengar suara mencurigakan seperti benda terbakar. Saat dicek, api dan asap tebal sudah membubung dari arah kandang.

“Korban bersama para saksi langsung menuju lokasi dan mendapati kandang yang terbuat dari bambu serta kayu sudah dilalap api,” jelasnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan kebocoran pada pemanas ternak berbahan bakar gas LPG sebagai pemicu kebakaran. Kondisi kandang yang berada jauh dari permukiman, tepatnya di kawasan dekat Sungai Ngrowo, membuat kobaran api terlambat diketahui sehingga dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Kawal Pendistribusian MBG untuk Pelajar di Ngadirojo

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh kandang beserta sekitar 3.000 ekor ayam petelur tidak berhasil diselamatkan. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 400 juta. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini