Dari Kapel Sistina ke Loggia Berkat, Ritual Suci Pilih Pemimpin Katolik
Panselanews.com [VATIKAN] – Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina, Vatikan, pada Kamis, 8 Mei 2025, menandakan terpilihnya Paus baru dalam konklaf. Proses pemilihan, yang diatur dalam Ordo Rituum Conclavis dan Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis, berlangsung di bawah lukisan fresko Michelangelo. “Asap putih adalah tanda sukacita, Paus baru telah dipilih,” ujar pejabat Vatikan.
Setelah seorang kardinal memperoleh mayoritas suara, kardinal senior mengajukan pertanyaan dalam bahasa Latin: “Apakah Anda menerima pemilihan kanonik sebagai Pontifex Maximus?” Jika setuju, ia ditanya nama yang dipilih. Notaris dan dua saksi kemudian mencatat penerimaan dan nama Paus baru dalam dokumen resmi.
Usai penerimaan, dokumen pemilihan dibakar hingga menghasilkan asap putih, mengakhiri konklaf. Paus baru kemudian masuk ke “Ruang Air Mata” untuk mengganti jubah kardinal dengan pakaian kepausan dan berdoa. “Ini momen refleksi sebelum memimpin umat,” kata Master Upacara Liturgi Kepausan.
Kembali ke Kapel Sistina, Paus baru disambut dengan upacara singkat, termasuk pembacaan Injil dan nyanyian Te Deum. Kardinal memberikan penghormatan dan janji ketaatan. Kardinal Protodeacon Dominique Mamberti lalu mengumumkan dari Loggia Berkat: “Annuntio vobis gaudium magnum: Habemus Papam!” untuk memperkenalkan Paus baru.
Sebelum ke Loggia, Paus baru berdoa di Kapel Pauline di hadapan Sakramen Mahakudus. Ia kemudian muncul di Loggia Berkat, memberikan salam dan berkat apostolik pertama, Urbi et Orbi, kepada kota Roma dan dunia. Proses ini menandai awal kepemimpinan baru bagi 1,4 miliar umat Katolik.
Sumber: @VaticanNews
Editor: Tri Wahyudi














