Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 21 Des 2025 21:00 WIB

Atlet Jateng Sumbang 12 Medali Emas untuk SEA Games Thailand


					Atlet Jateng Sumbang 12 Medali Emas untuk SEA Games Thailand Perbesar

Penyambutan atlet-atlet dari Provinsi Jawa Tengah oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng M Masrofi, dan Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwi Atmoko, di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025) siang.

 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Kontingen Indonesia finish sebagai runner up pada ajang SEA Games Thailand 2025, dengan torehan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Dari total raihan tersebut, atlet-atlet asal Provinsi Jawa Tengah, berkontribusi dengan menyumbang 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu.

SEA Games yang digelar pada 9–20 Desember 2025 itu diikuti 1.021 atlet Indonesia. Kontingen Jawa Tengah diperkuat 64 atlet, belasan pelatih, serta dua wasit/juri.

Atlet pencak silat Jateng penyumbang emas Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, mengaku bangga bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dan Jawa Tengah. Dia menyebut, perjuangannya sejak seleksi hingga tampil di SEA Games, tidaklah mudah.

BACA JUGA  Patrick Kluivert: Timnas Indonesia Berjuang Bak Singa Meski Tumbang dari Australia

“Perjuangan saya cukup berat, mulai dari seleksi sampai bisa berlaga di SEA Games dan menjadi juara. Medali ini saya persembahkan untuk mama, karena orang tua all out mendukung saya sejak awal,” ujar Tito saat penyambutan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng M Masrofi, dan Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwi Atmoko, di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025) siang.

Tito mengungkapkan, persaingan di nomor Men’s Class E 65–70 kg cukup ketat. Dia harus menghadapi lawan-lawan kuat dari Thailand dan Filipina, sebelum akhirnya bertemu atlet Malaysia di partai final. Berkat dukungan tim dan semangat juang, emas pun berhasil diraih.

“Ini medali emas saya yang kedua. Sebelumnya, saya juga meraih emas saat SEA Games di Kamboja,” tambahnya.

Tito berharap prestasi tersebut mendapat apresiasi yang layak dari pemerintah. Dia juga menyampaikan keinginannya untuk mengabdi kepada negara, setelah berjuang membawa nama Indonesia di ajang internasional.

BACA JUGA  Pemkab Trenggalek Raih Terbaik 2 Penghargaan Pembangunan Daerah se- Jawa Timur 

Menanggapi hal itu, Kepala Disporapar Jawa Tengah, M Masrofi, memastikan pemprov akan memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi. Namun, pemberian apresiasi akan dilakukan, setelah seluruh rangkaian ajang multievent, termasuk ASEAN Para Games, selesai digelar.

“Apresiasi dari Provinsi Jawa Tengah akan kita berikan pada 2026. Kita tunggu hasil keseluruhan, lalu kita laporkan kepada pimpinan terkait waktu pemberiannya,” kata Masrofi.

Dia menyebut, capaian medali atlet Jateng melampaui target. Dari 64 atlet yang dikirim, sekitar 90 persen di antaranya berhasil membawa pulang medali, baik emas, perak, maupun perunggu.

“Total ada 58 atlet yang meraih medali, termasuk nomor beregu. Hasilnya 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu,” beber Masrofi.

Dia berharap, prestasi tersebut dapat terus berlanjut pada ajang multievent olahraga lainnya, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil sinergi antara pemprov dan KONI Jawa Tengah.

BACA JUGA  Sebanyak 294 Jemaah Calon Haji Asal Wonogiri Pamitan

Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwi Atmoko, turut menyambut gembira capaian tersebut. Dia menyoroti empat cabang olahraga, yang berhasil menyabet gelar juara umum pada SEA Games 2025, yakni wushu, panahan, pencak silat, dan menembak.

“Ini capaian yang melebihi target. Kontribusi 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu adalah hasil yang luar biasa,” kata Sujarwanto.

Menurutnya, keempat cabang olahraga tersebut memang menjadi unggulan Jawa Tengah. Karena itu, KONI bersama instansi terkait terus melakukan pembinaan dan regenerasi atlet secara berkelanjutan.

Upaya regenerasi atlet juga diperkuat Pemprov Jateng melalui pendirian sekolah keberbakatan olahraga, yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Sekolah tersebut ditujukan bagi siswa berprestasi di bidang olahraga, disertai dukungan sarana dan prasarana, guna mendongkrak prestasi atlet di masa mendatang. (*)

Sumber: Diskominfo Jateng]

Penulis

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Evakuasi Jasad Pria Gantung Diri di Baturetno

6 Juni 2026 - 06:42 WIB

Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Vs Oman, Skuad Garuda Menang Telak 3-0

6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Perangkat Desa se-Kecamatan Selogiri Ngluruk ke Kantor Pemkab Wonogiri, Desak Evaluasi Kinerja Camat Fredy Sasono

5 Juni 2026 - 19:59 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Sekda Trenggalek Pimpin Kerja Bakti di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

Kuasa Hukum Keluarga Rusdi Warga Asal Wonogiri Klarifikasi Tuduhan Dugaan Penggelapan, dan Gugat Kakak Kandungnya di PN Sidoarjo

4 Juni 2026 - 18:32 WIB

Konferensi pers kuasa hukum kasus Rusdi Wijisaksono di Manyaran Wonogiri.
Trending di Berita Terkini