Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 6 Mar 2025 00:15 WIB

Belasan Remaja Ponorogo Diamankan Karena Dugaan Perang Sarung


					Belasan remaja di Ponorogo diamankan oleh aparat kepolisian Polsek Ponorogo Kota pada Rabu dini hari (5/3/2025) karena diduga akan melakukan aksi perang sarung./ Foto: Ist Perbesar

Belasan remaja di Ponorogo diamankan oleh aparat kepolisian Polsek Ponorogo Kota pada Rabu dini hari (5/3/2025) karena diduga akan melakukan aksi perang sarung./ Foto: Ist

Razia Polisi Amankan Remaja dan Barang Bukti Sarung Modifikasi

PanselaNews.com, Ponorogo – Belasan remaja di Ponorogo diamankan oleh aparat kepolisian Polsek Ponorogo Kota pada Rabu dini hari (5/3/2025) karena diduga akan melakukan aksi perang sarung. Penangkapan ini merupakan hasil razia rutin yang dilakukan polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan. Para remaja tersebut terjaring saat melakukan patroli di sekitar Alun-alun Ponorogo dan dekat Stadion Batoro Katong.

BACA JUGA  Inilah Hasil Mediasi Warga Dengan Pemilik Kos-kosan di Sidoharjo Wonogiri

Menurut Kapolsek Ponorogo Kota, AKP Catur Juli Hernawan, selain mengamankan para remaja, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut berupa sarung yang telah dimodifikasi dan beberapa kendaraan bermotor yang diduga digunakan untuk berkumpul.

“Kita amankan mereka di Alun-alun dan di dekat stadion Batoro Katong saat berkumpul. Diduga mereka ini akan melaksanakan perang sarung di dua wilayah itu,” ujar AKP Catur. Ia menambahkan bahwa saat pemeriksaan, petugas menemukan beberapa sarung yang telah diikat di bagian ujungnya, yang dicurigai sebagai persiapan untuk melakukan aksi perang sarung.

BACA JUGA  Lestarikan Alam, Polda Jateng Tanam 11 Ribu Bibit Pohon di Ungaran

Baca juga: Sosialisasi Katalog Elektronik Versi 6, Ponorogo Tingkatkan Transparansi Pengadaan Barang/Jasa

Belasan remaja yang mayoritas masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Ponorogo Kota. Di sana, mereka diminta untuk membuat surat pernyataan yang berisi janji untuk tidak mengulangi perbuatan mereka. Selain itu, mereka juga diwajibkan untuk melakukan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis sebagai bentuk efek jera atas tindakan mereka. “Mereka juga wajib lapor Senin dan Kamis untuk membuat efek jera,” tegas AKP Catur. Pihak kepolisian berharap tindakan ini dapat memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa terulang kembali di wilayah Ponorogo.

BACA JUGA  Tony Popovic: Australia Tak Remehkan Timnas Indonesia Jelang Duel di Sydney

Sumber: RRI

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini