PanselaNews.com,Wonogiri –Menghadapi kemarau panjang para petani di wilayah Wonogiri terpaksa harus memutar otak agar kelangsungan mata pencahariannya tetap bisa berjalan.
Seorang pengusaha toko bangunan di Pondok Wetan, Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Surat (58), memanfaatkan lahan kosong miliknya untuk ditanami buah-buahan melon dan semangka.
Dia mengolah tanah sampai pengairan dengan sistem yang lebih modern namun sistem itu bisa diterapkan oleh petani tradisional.
Dari ketekunannya itu, Surat telah membuktikan keberhasilan dalam menanam buah melon dan semangka. Hasil tanaman melon dan semangka dijual melalui metode penjualan secara langsung di Agrobisnis Putra Abadi Ngadirojo.
Pembeli bisa langsung memetik, memilih dan menimbang sendiri buahnya dengan harga per kilogram Rp5.000. Bobot satu buah semangka berkisar 2 sampai 4 kilogram.
Seorang juru parkir di area Agrobisnis, Sadimin (73), bercerita sejak Senin, 30 September 2024 sampai Kamis, 3 Oktober 2024 para pengunjung antusias datang dan memetik sendiri.
Kedatangan pengunjung untuk refreshing sekaligus bebas memetik buah melon dan semangka secara langsung di lokasi. Selain murah meriah, keberadaan Agrobisnis tersebut telah memberikan lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar dan bisa menjadi percontohan bagi petani desa, khususnya di Dusun Pondok Wetan. (Totok)
Editor: Sarno Kenes










