Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 9 Jun 2025 04:08 WIB

Bhayangkara Balloon Festival 2025 Tulungagung: Langit Penuh Warna, UMKM Bersinar


					Puluhan balon udara warna-warni menghiasi langit Desa Notorejo, Gondang, saat Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025, dihadiri Bupati Gatut Sunu Wibowo, Minggu (08/06/2025). (Foto: Dok. Polres Tulungagung)  

Perbesar

Puluhan balon udara warna-warni menghiasi langit Desa Notorejo, Gondang, saat Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025, dihadiri Bupati Gatut Sunu Wibowo, Minggu (08/06/2025). (Foto: Dok. Polres Tulungagung)

Bupati Gatut Sunu dan Kapolres Taat Resdi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Panselanews.com [TULUNGAGUNG] – Langit Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Tulungagung, berhiaskan puluhan balon udara warna-warni dalam Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025, Minggu (08/06/2025). Acara perdana yang dihadiri Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, dan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi ini sukses menarik lebih dari 15.000 pengunjung, menjadi festival balon udara pertama di Jawa Timur.

BACA JUGA  Reshuffle Kabinet Merah Putih: Brian Yulianto Jadi Mendiktisaintek Gantikan  Satryo Brodjonegoro

Inisiatif Kapolres Taat Resdi, festival ini mewadahi kreativitas masyarakat dalam membuat balon udara estetis, aman, dan legal, dengan tali pengikat untuk mencegah bahaya seperti kebakaran, gangguan penerbangan, atau kerusakan jaringan listrik. “Kami ingin tradisi balon udara tetap hidup, tapi aman dan mendidik,” ujar AKBP Taat. Sebanyak 39 tim berpartisipasi, termasuk 18 dari Tulungagung, 1 dari Trenggalek, dan 20 dari Wonosobo, dengan desain balon menampilkan motif budaya lokal hingga bentuk tiga dimensi.

Bupati Gatut Sunu memuji acara ini sebagai terobosan yang mendongkrak pariwisata dan UMKM lokal. “Antusiasme warga luar biasa. Festival ini berpotensi jadi ikon Jawa Timur, seperti Wonosobo di Jawa Tengah,” katanya. Sebanyak 250 UMKM terlibat, melebihi perkiraan awal 30, menghasilkan omzet signifikan bagi pelaku usaha lokal. Staf Khusus Kementerian UMKM, Hasby Muhammad Zamri, juga mendukung, berharap festival ini menjadi agenda tahunan yang mengangkat nama Tulungagung.

Meski hujan sempat mengganggu, antusiasme pengunjung tetap tinggi. Data AirNav Indonesia mencatat penurunan kasus balon udara liar dari 50 pada 2024 menjadi 19 pada 2025, berkat edukasi dan pelatihan sejak Mei 2025 oleh pengrajin Wonosobo. Pemkab Tulungagung berencana menggelar festival serupa pada November 2025 untuk memperkuat pariwisata. Hadir pula Ketua DPRD Marsono, Plh. Sekda Soeroto, Forkopimda, dan undangan lainnya.(*)

Editor: Tri Wahyudi

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini