Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Apr 2026 16:51 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera


					Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera Perbesar

Gubernur Ahmad Luthfi, meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar,Rabu (15/4/2026.

PanselaNews.com [KARANGANYAR] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Solo Raya. Bantuan tersebut sebagai bentuk respons tanggap darurat terhadap masyarakat terdampak.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/4/2026). Gubernur didampingi Bupati Karanganyar Rober Christanto, dan Wakil Bupati Ade Eliana.

Gubernur ingin memastikan penanganan banjir di wilayah Solo Raya segera dilakukan. Saat mengunjungi lokasi banjir di Karangnyar, rombongan berjalan kaki menyusuri pematang untuk sampai ke lokasi pemukiman warga. Beberapa warga nampak kaget melihat Gubernur beserta Bupati dan Wakil Bupati.

BACA JUGA  Hasil Semifinal Camat Cup II Wonogiri: Giritirto FC Maju ke Final Setelah Menang 2-1 Atas Purworejo FC

“Pak Gubernur, Pak Bupati, monggo pinarak, Pak. Tapi rumahnya tergenang,” kata seorang warga. Gubernur pun membalas sapaan warga.

“Ya, tetap semangat nggih. Ini saya sama Pak Bupati dan Wakil Bupati. Kita tinjau bareng-bareng. Semoga genangan airnya segera surut,” kata Ahmad Luthfi.

Gubernur menjelaskan akan berkoordinasi dengan BBWS terkait penanganan jangka panjang di sepanjang daerah aliran sungai Bengawan Solo. Langkah sementara yang diupayakan adalah pemasangan parabag.

“Kalau bicara kewenangan, ini adalah wewenang BBWS, tetapi saya sudah koordinasi dengan Bupati. Kita bisa mengajukan untuk parabah (trapbag) sepanjang 200 meter. Untuk air sudah mulai surut,” jelasnya.

Selain itu, Ahmad Luthfi juga menegaskan dinas-dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga sudah diterjunkan ke lokasi. Mulai dari Dinas Sosial, BPBD, hingga Dinas PUPR.

BACA JUGA  Bus dan Truk Dilarang Melintas, Jalur Ekstrem Tunggangan Wonogiri Dipasang Banner Peringatan

“Dinas kita sudah berjalan, masih terus didata,” katanya.

Saat bersamaan, Pemerintah Provinsi Jateng mengirim bantuan ke Kota Surakarta. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyampaikan, bantuan yang dikirim berupa kebutuhan dasar untuk menunjang kehidupan para korban selama masa penanganan bencana. Hal itu dilaksanakan sesuai instruksi Gubernur Ahmad Luthfi.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir, agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji sebanyak 100 paket senilai Rp 7.603.500, lauk pauk siap saji 100 paket senilai Rp 3.979.300, tenda keluarga 3 unit senilai Rp 18.301.680, kasur 30 lembar senilai Rp 12.121.200, tenda gulung 30 lembar senilai Rp 7.009.650, selimut 50 lembar senilai Rp 4.884.950, family kit 40 paket senilai Rp 16.632.240, serta kids ware 24 paket senilai Rp 11.304.000. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 81.836.520.

BACA JUGA  Cokelat Valentine Anda Mungkin Berasal dari 10 Daerah Penghasil Kakao Ini!

“Kami pastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat terdampak. Semua kebutuhan darurat tercukupi,” terangnya.

Pemprov Jawa Tengah memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap menambah bantuan apabila diperlukan, seiring upaya pemulihan bagi warga terdampak banjir di Surakarta.

“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait dengan kondisi di lokasi bencana,” tandasnya.

Diketahui, bencana banjir melanda di tiga kecamatan di Surakarta. Antara lain Kecamatan Laweyan, Pasar Kliwon dan Serengan. Banjir tersebut diakibatkan luapan Kali Jenes. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini