Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Okt 2025 20:05 WIB

BPKP Apresiasi Gubernur Ahmad Luthfi, Program Vokasi Jawa Tengah Efektif Turunkan Pengangguran


					BPKP Apresiasi Gubernur Ahmad Luthfi, Program Vokasi Jawa Tengah Efektif Turunkan Pengangguran Perbesar

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menilai kebijakan Gubernur Ahmad Luthfi, memperkuat pendidikan vokasi dan kemitraan industri mulai menunjukkan hasil positif. Tingkat  pengangguran terbuka turun menjadi 4,33 persen atau sekitar 948 ribu jiwa pada 2025.

Dalam laporan bertema “Vokasi Terkoneksi, Pengangguran Tereduksi” itu, BPKP memuji langkah Pemprov Jateng terus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

Penyerahan laporan dilakukan Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah, Buyung Wiromo Samudra, kepada Ahmad Luthfi di kantor Gubernur, Selasa, 28 Oktober 2025.

BACA JUGA  Kodam V/Brawijaya dan Jatim Perpanjang Kerja Sama Pendidikan

“Untuk semester I ini, laporannya sudah relatif baik. Bahkan mengarah kepada pendidikan vokasi diarahkan untuk mengurangi pengangguran,” ucap Buyung.

Buyung mengatakan, hasil pengawasan menunjukkan upaya serius Pemprov Jawa Tengah dalam menekan angka pengangguran, melalui penguatan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Salah satu yang kami temukan, kawasan industri butuh lulusan SMK tata busana atau untuk garmen. Vokasi kita (di Jawa Tengah) bayak otomotif dan komputer. Tapi secara umum sudah baik,” ujar Buyung.

Menurutnya, fokus pengawasan semester I tahun ini menyoroti empat aspek utama, yakni peningkatan akses dan kualitas lulusan vokasi, kemudian penguatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

BACA JUGA  Kompolnas Apresiasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik Selama Mudik Lebaran

Selain itu juga optimalisasi penyerapan lulusan di kawasan industri, serta peran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mendukung percepatan penurunan pengangguran.

Gubernur menyambut baik laporan tersebut. Pemprov Jateng yang gencar dalam menarik investor, juga memastikan agar investasi yang masuk mengutamakan padat karya.

“Kita kembangkan padat karya dengan harapan serapan tenaga kerja akan lebih banyak,” ujar Ahmad Luthfi.

Contoh yang sudah berjalan adalah sekolah vokasi di Kawasan Industri/Ekonomi Kendal. Selain itu, Pemprov juga memaksimalkan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kualitas SDM.

BACA JUGA  Sekolah Rakyat Jateng Siap Beroperasi Juli 2025, Sasar Anak Miskin

“Makanya salah satu jalan sekolah vokasi kita perbesar, BLK kita disambungkan dengan perusahaan. Sehingga secara tidak langsung akan menekan tingkat pengangguran terbuka,” tegasnya.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah (BPS Jateng) untuk Februari 2025: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,33 % dari total angkatan kerja. Menurun dari Agustus 2024 yang TPT-nya tercatat di angka 4,78 %. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Purwantoro Gelar Turnamen Mobile Legends Cup 2026, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

26 April 2026 - 19:36 WIB

Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Polres Wonogiri Tangkap Dua Pelaku

26 April 2026 - 18:42 WIB

Jateng Berlakukan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Tanpa KTP Pemilik Lama

26 April 2026 - 14:21 WIB

Pemotor Jupiter MX Meninggal Dunia Usai Tabrak Pejalan Kaki di JLS Giriwoyo Wonogiri

25 April 2026 - 22:04 WIB

Turnamen Mobile Legends “Kapolsek Cup 2026” Digelar Serentak di Wonogiri, Jadi Ajang Pembinaan E-Sport Pelajar

25 April 2026 - 19:28 WIB

Meriah! Ratusan Warga Ikuti Jalan Sehat dan Konser Kemanusiaan “Nurrohman Fair” 2026 di Slogohimo Wonogiri

25 April 2026 - 19:14 WIB

Trending di Berita Terkini