PanselaNews.com,Wonogiri – PT Brantas Abipraya (Persero) mengumumkan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Wosusokas telah memasuki tahap akhir melalui uji coba commissioning. Proyek berkapasitas 750 liter/detik ini akan menjangkau jutaan masyarakat di Solo, Wonogiri, Sukoharjo, dan Karanganyar, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan Visi Indonesia Emas 2045. (12/2)
Muhammad Toha Fauzi, Direktur Operasi I Brantas Abipraya, menegaskan bahwa SPAM Wosusokas bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. “Dengan memanfaatkan Waduk Gajah Mungkur, proyek ini akan menyediakan air bersih berkelanjutan selama 10-20 tahun ke depan,” ujarnya.
Baca juga: Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri
Melalui jaringan pipa transmisi, air baku akan didistribusikan ke 12 reservoir strategis, mengurangi eksploitasi air tanah dan mendukung swasembada air sesuai program Asta Cita Presiden Prabowo. Proyek ini juga mengadopsi teknologi canggih seperti sistem monitoring real-time dan material ramah lingkungan untuk menjamin kualitas layanan.
“SPAM Wosusokas sejalan dengan SDGs untuk memastikan akses air bersih bagi semua. Ini kontribusi nyata kami dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang,” tambah Toha.
Sumber: @ptabipraya














