Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Nov 2025 07:59 WIB

Bupati Mas Ipin Kunjungi Keluarga Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Depok


					Bupati Mas Ipin Kunjungi Keluarga Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Depok Perbesar

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) dan rombongan dari perwakilan Kementrian Sosial, Kalaksa BPBD Provinsi Jatim dan jajaran terkait mengunjungi keluarga korban bencana tanah longsor di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Senin, 3 Nopember 2025.

Dalam kunjungannya itu selain menyalurkan sejumlah bantuan, kepala daerah yang dipercaya lagi menjadi Wakil Ketua Umum APKASI itu juga berbagi pengetahuan dengan warga setempat.

Menurut kepala daerah muda itu, disekitar lokasi bencana masih sangat rawan bencana. Dibuktikan saat melihat langsung di mahkota longsor terdapat banyak keretakan tanah. Selain itu pergerakan tanah masih terjadi bila hujan turun dengan intensitas tinggi.

Melihat kerawanan ini, Bupati Trenggalek segera memerintahkan jajarannya terkait BPBD dan Dinas Sosial membuat tempat pengungsian sore itu juga.

Sementara SDN Satu Atap yang tidak jauh dari pemukiman dijadikan tempat pengungsian bila hujan dengan intensitas tinggi terjadi. Ditakutkan bila tidak segera mengambil langkah ini dapat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan nantinya.

“Yang paling penting sekarang kita memberikan pengetahuan kepada warga bahwa beliau-beliau di sini masih dalam zona rawan sehingga kita memberikan edukasi jika hujan curahnya tinggi mengungsi ke tempat yang aman,” ucap Mas Ipin saat melakukan tinjauan, Senin (3/11).

BACA JUGA  Gebrakan Menteri ATR/BPN: Restrukturisasi Distribusi Tanah Demi Keadilan Ekonomi

Sambungnya menambahkan, “Kita siapkan dan ada fasilitas salah satu sekolah, disana nanti untuk tempat tidur, untuk konsumsi dan air minum sementara semuanya disiapkan untuk sementara waktu. Tapi dalam jangka panjang kita menyiapkan tanah untuk nanti relokasi,” lanjut Mas Ipin.

Terima kasih tadi ibu gubernur juga menugaskan Kalaksa BPBD Provinsi Jatim untuk hadir. Kemudian Gus Mentri Sosial, Gus Ipul juga menugaskan stafnya dari Kemensos untuk melihat. Nanti kita semoga bisa gabungan dananya dengan Pemkab untuk kemudian menyiapkan relokasi jangka panjang.

Termasuk 6 bulan yang lalu di Depok, sekarang juga perlu diungsikan total. Ada 95 rumah yang akan kita usulkan untuk bisa dibangun.

Karena curah hujan yang masih tinggi saya mengimbau, “satu khususnya warga masyarakat yang tinggal di daerah sekitaran tebing. Mohon kalau sudah hujan dalam intensitas tinggi, apalagi di malam hari, saya himbau, saya wajibkan untuk kemudian mencari tempat yang lebih aman,” imbuh Mas Ipin.

Kemudian BPBD juga sudah men-deploy ke beberapa desa yang rawan early warning sistem mandiri tolong di pasang. Kemudian saya juga minta organisasi-organisasi seperti RAPI dan Orari untuk bisa juga membantu radio lokal untuk saling bertukar informasi. Karena takutnya ketika listrik padam, jaringan seluler juga padam. Sehingga kita tidak bisa monitor, BPBD sudah saya minta untuk bekerja untuk jaringan radio lokal untuk bisa memantau di TRC atau Dasboard kebencanaan yang dimiliki oleh BPBD Trenggalek.

BACA JUGA  Kapolres Wonogiri Pimpin Sertijab Kapolsek Giritontro, Ini Sosok Penggantinya

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi saat mendampingi Bupati Trenggalek meninjau bencana tanah longsor mengatakan, “Pak Bupati bersama rekan dari Kemensos dan juga BPBD Provinsi Jatim hari ini meninjau di lokasi bencana di Desa Depok. Ini tadi menurut pemaparan Pak Kepala Desa, ada tiga titik yang kemarin terjadi longsor,” ucapnya.

Yang pertama titik yang menelan korban jiwa itu. Kemudian yang kedua, dibawah lokasi pertama juga ada. “Alternatif untuk gerak cepatnya, dari Pemkab kita sediakan tempat pengungsian sementara. Pak Bupati tadi sudah memerintahkan Kepala BPBD dan Dinas Sosial untuk menyediakan pengungsian sementara. Terus tindak lanjut selanjutnya Bupati bersama Gubernur nanti kita sediakan hunian sementara,” imbuhhnya.

BACA JUGA  Relawan Bolone Luthfi Wonogiri Gelar Silaturahmi, Siap Kawal Program Gubernur Terpilih Luthfi

Untuk penanganan bencana ini menurut Ketua DPRD Trenggalek itu masih ada ruang fiskal sebesar Rp. 3 miliar untuk penangan bencana hingga Desember nanti. Politisi PDIP itu juga mengapresiasi upaya penanganan bencana yang dilakukan.

Pemkab Trenggalek yang menurutnya sudah sangat luar biasa, baik itu BPBD, Dinas Sosial, dinas terkait lainnya, TNI-Polri dan juga unsur masyarakat yang tidak kenal lelah berjibaku melakukan penanganan ketika bencana terjadi.

Hujan lebat dengan intensitas tinggi selama beberapa hari di Trenggalek mengakibatkan sejumlah kejadian bencana alam.

Di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan bencana tanah longsor merenggut nyawa 4 orang dalam satu keluarga.

Pertama korban atas nama Sarip umur 60 tahun kepala keluarga. Kemudian, Welas  53 (istri), selanjutnya Fajar Puji Wibowo 19 tahun (anak) dan Rohman 15 tahun yang juga anak. Keempatnya meninggal dunia akibat tertimbun material longsor. 1 korban selamat atas nama Wijianto umur 30 tahun anak pertama dari pasangan ini dan hanya mengalami luka-luka.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini