Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 26 Agu 2024 18:33 WIB

Bupati Trenggalek Raih Penghargaan The 3th ASEAN Woman Leader Summit


					Bupati Trenggalek Raih Penghargaan The 3th ASEAN Woman Leader Summit Perbesar

PanselaNews.com,Trenggalek – Prestasi yang membanggakan, menjadi duta tanah air, dalam The 3th ASEAN Woman Leader Summit, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin  raih penghargaan. KTT Pemimpin Perempuan ASEAN ke-3 ini sendiri dihelar di Vientiane, Laos pada 23 Agustus 2024 kemarin.

Acara ini dihadiri oleh para Menteri Pemberdayaan Perempuan se ASEAN. Untuk itu penghargaan untuk Bupati Trenggalek itu  diwakili oleh Indra Gunawan, Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Kementrian PPPA.

Mengusung tema Penguatan Ekonomi Peduli dan Ketahanan Menuju Ketahanan ASEAN Pasca 2025, Trenggalek berhasil lolos seleksi nasional dan menjadi wakil Indonesia dalam ajang tersebut. Kepala daerah muda ini mengenalkan gagasannya nengenai Keluarga Sehat Yang Beruntung (The Healthy Families, The Lucky Ones).

BACA JUGA  Kirab Pataka Jatim Jer Basuki Mawa Beya Tiba di Trenggalek, Kobarkan Semangat Jatim Bersatu Untuk Maju

Lazimnya, padadikma berfikir orang sakit yang dibayar, tapi Bupati Trenggalek mencoba membalikkan paradikma dimana yang sehat itu dibayar. Bila sudah sakit dan mendapat perawatan di layanan kesehatan maka akan memakan biaya cukup besar yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Untuk  itu Bupati Trenggalek memilih memberikan insentif bagi warga masyarakat yang mau menjaga pola hidup sehat keluarganya. Seperti halnya rutin kontrol kesehatan bagi lansia sehingga kesehatan mereka terkontrol. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

BACA JUGA  YPKBI Bangun Sekolah Unggul IB Diploma Full Beasiswa

Karena keluarga sehat yang beruntung (The Healthy Families, The Lucky Ones) mendidik masyarakat untuk berperan aktif meningkatan kesadaran bahwa hidup sehat adalah kebutuhan. Menjadikan masyarakat tidak hanya menjadi obyek tetapi juga menjadi subyek Pembangunan.

Pembangunan responsive gender memastikan masyarakat yang rentan memiliki akses, partisipasi, control dan menerima manfaat pembangunan. Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan (Musrena Keren) mulai terasa dampaknya. Pasalnya Musrena Keren mampu melengkapi mekanisme perencanaan pembanguan yang selama ini bergulir.  Kemudian menjadikan lebih responsif gender maupun kelompok rentan dengan melibtkan mereka dalam proses perencanaan.

BACA JUGA  Bikin Haru! Kapolres Grobogan Sambangi Bocah 7 Tahun yang Hidup dengan Sang Ibu Penyandang Gangguan Jiwa

Ruang partisipasi khusus bagi mereka  mampu mendorong perempuan dan kelompok rentan  mampu merancang dan mengadvokasi isu-isu publik. Kemudian mendorong pemerintah memperbaiki kebijakan yang selama ini mungkin belum tersentuh. (Sar)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini