Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 26 Okt 2025 21:38 WIB

Cegah Polio, Wagub Jateng Taj Yasin Minta Skrining dan Imunisasi Ditingkatkan


					Cegah Polio, Wagub Jateng Taj Yasin Minta Skrining dan Imunisasi Ditingkatkan Perbesar

Wagub Jateng, Taj Yasin menghadiri acara World Polio Day 2025 yang digelar oleh Rotary Club District 3420 dan District 3410 di Awanncosta, POJ City, Kota Semarang, Minggu (26/10/2015).

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan, kampanye vaksinasi dan imunisasi polio harus kembali digalakkan. Mengingat pernah terjadi penurunan imunisasi pada saat pandemi Covid-19. Sehingga kasus polio di Indonesia masih cukup banyak.

“Kita kampanye untuk vaksinasi polio karena setelah Covid-19 angka vaksin atau imunisasi menurun sehingga muncul lah penyakit yang sebenarnya waktu itu sudah selesai. Di Indonesia ditemukan ada 49 kasus,”katanya, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat menghadiri acara World Polio Day 2025 yang digelar oleh Rotary Club District 3420 dan District 3410 di Awanncosta, POJ City, Kota Semarang, Minggu, 26 Oktober 2025.

BACA JUGA  Groundbreaking SPPG di Pule, Ini Harapan Wakapolres Trenggalek

Taj Yasin menjelaskan, penurunan imunisasi polio rutin nasional saat pandemi tahun 2020-2022 juga mengakibatkan munculnya kasus polio Jawa Tengah pada tahun 2023. Setidaknya pada tahun itu ditemukan 1 kasus di Kabupaten Klaten pada anak usia 6 tahun. Anak tersebut tidak mendapatkan imunisasi lengkap.

BACA JUGA  Polres Ponorogo Tangkap 23 Pelaku Balon Udara Liar Lebaran 2025

“Jawa Tengah tahun lalu ada satu. Walaupun satu, polio ini kan menular sehingga ini harus tetap kita skrining polio, caranya dengan imunisasi dan vaksinasi anak-anak,” jelasnya.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh Rotary Club District 3420 dan 3410 yang menggelar World Polio Day 2025. Dalam acara itu juga dilakukan imunisasi serentak kepada anak-anak se-Indonesia.

“Ini menjadi aware kita bersama-sama, pemerintah dan penggerak seperti Rotary ini kita mengimbau kepada masyarakat untuk imunisasi atau vaksin,” ujarnya.

BACA JUGA  Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Shin Tae-yong Percaya Diri Timnas Indonesia Akan Jadi Kuda Hitam

Skrining dan imunisasi juga akan diintegrasikan dengan program dokter spesialis keliling (Speling) yang diterjunkan ke desa-desa se-Jawa Tengah. Sebagai upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat.

“Bisa nanti kita integrasikan dengan Speling. Tapi kan ada masanya untuk vaksinasi atau imunisasi kepada bayi ini ada usianya 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan. Ini harus kita antisipasi,” jelasnya.(*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Trending di Berita Terkini