Foto: Asisten I Pemerintahan Edif Hayunan (kiri) dan Plt Dinas Kominfo Trenggalek Yusuf Widarto (kanan) usai gelaran Bimbingan Teknis, Rabu (24/6).
PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Dalam rangka memperbaiki sandi electoral di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Kominfo Trengalek menggelar bimbingan teknis pada Rabu, 24 Juni 2026.
Asisten I Pemerintahan Edif Hayunan menyampaikan hasil dari perbaikan sandi electoral tersebut nantinya akan dikirim ke pemerintah pusat untuk dilakukan evaluasi.
“Jadi hari ini itu kita menyiapkan OPD-OPD itu dalam memberikan data sektoralnya kepada walidata Kominfo itu berkualitas,” kata Edif usai menjadi pembicara dalam acara tersebut.
Edif melanjutkan bila data yang dikirim dari tiap OPD ke Kominfo hasilnya berkualitas maka ketika pemerintah pusat melakukan evaluasi tentu akan menerima data yang bagus.
Edif juga menyampaikan dari hasil Bimtek saat ini diketahui bahwa nilai yang didapat diangka 7,68 dan diharapkan kedepan angka penilaian tersebut bisa lebih tinggi lagi.
“Oleh karena itu kita ini sedang menyiapkan SDM-SDM yang ada di OPD supaya mereka itu memiliki pemahaman yang sama terhadap standar data,” terangnya.
Selain itu kata Edif dengan adanya Bimtek kali ini, diharapkan pula data dari semua OPD yang dikirim ke Kominfo semakin memiliki kualitas yang lebih baik.
Data-data itu sambungnya tidak sekedar dikolektif oleh walidata tapi juga bisa dimanfaatkan oleh pemerintah, perguruan tinggi dan investor.
Sementara Plt Dinas Kominfo Trenggalek Yusuf Widarto mengatakan kegiatan Bimtek ini akan dilaksanakan selama dua hari terhitung dari sekarang hingga besok.
“Untuk hari pertama ini kita mengundang kepala OPD dengan admin satu data,” kata Yusuf.
Yusuf melanjutkan saat ini pemerintah dituntut adanya transformasi dari SPBE menuju ke pemerintah digital dan salah satunya dari data ini adalah terkait dengan index satu data.
“Ini juga menjadi indicator parameter dari capaian di pemerintah digital nantinya seperti halnya EPPS, Ika sandi, SDI dan lain-lain yang pada gilirannya menjadi parameter yang harus kita komitmen dengan Kepala OPD dan admin satu data untuk membuat satu data yang bisa disuguhkan kepada masyarakat berupa data yang valid,” jelasnya.
Editor: Sarno Kenes









