Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Mar 2025 21:44 WIB

Hujan Deras Landa DIY dan Jateng, Erma Yulihastin: Waspada Banjir Meluas di Jogja


					Tangkapan layar citra catelit cuaca Jawa Tengah (28/3/2025)/ Foto: @EYulihastin Perbesar

Tangkapan layar citra catelit cuaca Jawa Tengah (28/3/2025)/ Foto: @EYulihastin

Klimatolog BRIN dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

PanselaNews.com, Yogyakarta – Hujan deras melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Surakarta, Banjarnegara, dan sebagian besar Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (28/3/2025), memicu peringatan dari para ahli. Prof. Dr. Erma Yulihastin, Klimatolog dan Research Professor di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, melalui akun X @EYulihastin menyampaikan, “Update: masih merata huder di DIY, Surakarta, Banjarnegara, dan sebagian besar Jateng. Waspada banjir meluas di Jogja.” Peringatan ini menggarisbawahi risiko banjir yang kian meningkat akibat curah hujan tinggi di wilayah tersebut.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Terpilih Ahmad Luthfi Prioritaskan Pendidikan Gratis dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Stasiun Geofisika Kelas I Sleman, Yogyakarta, melalui akun X @bmkgjogja, juga melaporkan kondisi serupa. Mereka mencatat bahwa DIY dan Jateng diliputi awan cukup tebal dengan hujan merata yang berlangsung sejak pagi hari. Di wilayah Purwosari, Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul, ketinggian air dilaporkan mencapai 40 cm, menambah kekhawatiran warga akan potensi banjir dan longsor. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perkembangan cuaca ekstrem yang dapat memperburuk situasi.

BACA JUGA  Kabar Gembira, Mas Syah Serahkan Bantuan dari BAZNAS Untuk Guru Ngaji di Trenggalek

Prof. Erma, yang dikenal aktif memberikan analisis cuaca melalui media sosial, menekankan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi iklim yang tidak menentu. Dalam cuitannya, ia mengingatkan bahwa hujan merata ini bisa memicu banjir meluas, terutama di kawasan rawan seperti Jogja dan sekitarnya. Data dari BRIN dan BMKG menunjukkan bahwa fenomena ini terkait dengan gangguan atmosfer yang meningkatkan intensitas curah hujan di musim ini, sejalan dengan perubahan iklim yang terus berlangsung.

BACA JUGA  BGN Butuh Rp25 Triliun per Bulan untuk Layani 82,9 Juta Penerima MBG, Sesuai Arahan Prabowo

Baca juga: AHY: Infrastruktur Nasional Harus Berbasis Risiko dan Data Ilmiah Jelang Cuaca Ekstrem

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari BMKG dan menjaga kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor. Khususnya di Gunungkidul, kondisi tanah yang jenuh air dapat memicu longsor, sehingga warga diminta menghindari aktivitas di lereng curam. Situasi ini menjadi pengingat akan pentingnya adaptasi terhadap cuaca ekstrem yang kian sering terjadi di Indonesia pada tahun 2025.(*)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini