Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Trenggalek · 27 Feb 2024 19:54 WIB

Dinkes Trenggalek Gelar Rembuk Cegah Stunting, Berikut Sasarannya


					Dinkes Trenggalek Gelar Rembuk Cegah Stunting, Berikut Sasarannya Perbesar

Panselanews.com, Trenggalek-Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Kesehatan menggelar rembuk stunting bertempat di kawasan Agro Park Jl. Soekarno-Hatta Trenggalek, Selasa (27/02) .

Asisten I Pemkab Trenggalek,  Saeroni, mewakili Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, menyampaikan terdapat 4 sasaran dalam rembuk stunting tahun ini.

1. Menguatkan peran lintas sektor dalam konvergensi intervensi stunting.

2. Meningkatkan pergerakan pelaksanaan intervensi spesifik dan sensitif.

3. Menetapkan sasaran dan desa lokus serta rencana program beserta indikator kinerja dan kebutuhan pendanaan dalam rencana kegiatan percepatan penurunan stunting.

BACA JUGA  Waspada! Ini Wilayah Jatim yang Berpotensi Cuaca Ekstrem hingga 5 Februari 2025

4. Menguatkan kesepakatan pemerintah desa lokus (lokasi prioritas) untuk meningkatkan alokasi kebutuhan pendanaan program.

Saeroni menyampaikan pemerintah Indonesia telah menetapkan target penurunan stunting di angka 14 persen di tahun 2024. Namun berdasarkan survey status gizi Indonesia tahun 2022, presentase stunting di Indonesia masih mencapai di angka 21,6 persen.

BACA JUGA  Tinjau SPPG Pabelan, Kapolri Minta Jajarannya Perkuat Food Security

“Untuk mewujudkan hasil yang optimal di akhir tahun RPJMN ini maka Kabupaten Trenggalek berusaha lebih keras untuk percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten yang saat ini telah mencapai 6,62 persen,” terang Saeroni seperti dilansir dari kanaltujuh, Selasa (27/2).

Lebih lanjut ia menyampaikan aksi konvergensi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Trenggalek dimulai tahun 2019 dengan jumlah lokus saat itu sejumlah 10 desa.

Dari berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek selama 5 tahun ke belakang, pada akhirnya angka stunting di Trenggalek hingga saat ini mengalami penurunan menjadi 8,28 persen.

BACA JUGA  Sekda Jateng Larang Penggunaan Kendaraan Plat Merah di Luar Kedinasan saat Libur Nataru

“Rata-rata laju penurunan sebesar 1,6 persen per tahun,” ungkapnya.

Menurut Saeroni, hal ini merupakan sinyal positif bagi Kabupaten Trenggalek untuk mencapai zero stunting di masa yang akan datang. (Sar)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Berita Terkini