PanselaNews.com, Yogyakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 1.9 mengguncang wilayah Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Senin, 3 Maret 2025, pukul 04:38:55 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Stasiun Geofisika Kelas I Sleman melalui akun media sosial resmi @bmkgjogja. Pusat gempa terdeteksi di koordinat 7.98 LS, 109.95 BT, atau 29 kilometer barat daya Kulon Progo, dengan kedalaman 114 kilometer.
Menurut laporan BMKG-PGR VII, gempa ini tergolong kecil dan terjadi pada kedalaman menengah, sehingga tidak menimbulkan getaran signifikan di permukaan. “Gempa ini tidak berpotensi tsunami karena magnitudonya rendah dan lokasinya cukup dalam,” tulis akun @bmkgjogja dalam unggahan resminya pada 3 Maret 2025. Warga di sekitar Kulon Progo dilaporkan tidak merasakan guncangan, meski tetap diimbau waspada terhadap aktivitas seismik.
Gempa ini menjadi salah satu dari ratusan aktivitas seismik kecil yang sering tercatat di DIY setiap tahunnya, terutama di wilayah dekat patahan aktif.
Kulon Progo dan Yogyakarta dikenal sebagai daerah yang rawan gempa karena letaknya di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Meski gempa kali ini tidak berdampak besar, BMKG terus memantau situasi untuk mendeteksi kemungkinan gempa susulan. Data real-time dari stasiun geofisika juga diunggah rutin untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat.
Baca juga: Gempa Magnitudo 1,4 Guncang Bantul DIY, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Warga Yogyakarta dan sekitarnya diminta tetap tenang namun selalu siaga. BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti pembaruan resmi melalui kanal @bmkgjogja agar tidak terpancing hoaks. Gempa kecil ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan bencana di wilayah seismik aktif seperti DIY, meski kali ini tidak ada ancaman serius yang dilaporkan.
Sumber: @bmkgjogja












