Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 30 Jan 2026 17:11 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Penanganan Korban Banjir dan Longsor di Pemalang, Minta Percepat Pemulihan Pascabencana


					Gubernur Ahmad Luthfi Cek Penanganan Korban Banjir dan Longsor di Pemalang, Minta Percepat Pemulihan Pascabencana Perbesar

 

 

PanselaNews.com [PEMALANG] — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengecek tindak lanjut penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat, 30 Januari 2026.

Dia memberikan arahan langsung agar penanganan pascabencana dilakukan secara komprehensif, terutama terkait masyarakat yang terdampak.

Penanganan bencana di Pemalang, sudah dilakukan secara holistik sejak hari pertama kejadian, atau bahkan saat Bupati Pemalang menetapkan status darurat bencana. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait mulai tingkat provinsi sampai kabupaten dan pemerintah pusat, juga sudah turun sesuai bidang masing-masing.

BACA JUGA  Hijaukan Lahan Kritis dan Cegah Longsor, 750 Bibit Pohon Ditanam di Area Hutan Lindung Kahyangan Tirtomoyo, Wonogiri

“Hari ini, kita melakukan dan memastikan, bahwa penanganan masyarakat yang terdampak clear dan paripurna,” kata Luthfi, seusai memberikan arahan di Kantor Kecamatan Pulosari dan meninjau lokasi bencana di Desa Penakir.

Beberapa hal penting yang digarisbawahi oleh Ahmad Luthfi, adalah tindak lanjut penanganan terkait dengan pengungsi, pendidikan, hunian sementara dan hunian tetap, kesehatan, hingga perbaikan sarana prasarana.

Dia mencontohkan, di Kecamatan Pulosari terdapat 813 kepala keluarga (KK) dengan total 2.777 jiwa pengungsi. Sekitar 80 rumah rusak, 78 bidang lahan rusak, serta belasan jembatan rusak.

BACA JUGA  Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: "Jangan Adu Domba Polisi Dengan Rakyat"

“Sehingga masyarakat yang betul-betul terdampak terbantu sacara maksimal, dan tentu yang paling penting adalah memikirkan ke depan bagaimana,” jelas gubernur.

Luthfi membeberkan, masyarakat terdampak harus terdata secara by name by address (nama dan alamatnya), sehingga bisa pulih lagi secara sosial maupun perekonomiannya. Termasuk, barang berharga sampai hewan ternak dan lahan yang terdampak, juga perlu didata dengan baik. Selain itu, lahan pertanian yang tergenang banjir, juga akan diajukan klaim asuransinya.

BACA JUGA  Forkopimda Wonogiri Sidak Pasar dan SPBE, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Stabil

Sementara untuk pendidikan dan kesehatan, Luthfi sudah meminta kepada dinas pendidikan untuk menyiapkan tempat belajar sementara, termasuk menerjunkan guru-guru yang kompeten untuk mendampingi anak-anak belajar di pengungsian.

Terkait kesehatan, dia menginstruksikan agar pemeriksaan dilakukan secara rutin, dan apabila ada keadaan darurat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sumber: Humas Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini