Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini ยท 2 Mei 2025 12:13 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kembalikan Hak Pendidikan 1.100 Anak Tidak Sekolah di 2025


					Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan Program Bea Siswa Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk 1.100 anak pada 2025, upacara Hardiknas di Banyumas, Jumat (2/5/2025).  (Foto: Zulkarnain)

 

Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan Program Bea Siswa Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk 1.100 anak pada 2025, upacara Hardiknas di Banyumas, Jumat (2/5/2025). (Foto: Zulkarnain)

Bea Siswa ATS Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Kesejahteraan dan Entas Kemiskinan

Panselanews.com [BANYUMAS] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan Program Bea Siswa Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk 1.100 anak pada 2025. Program ini menargetkan anak-anak putus sekolah agar kembali menempuh pendidikan formal di SMA, SMK, dan SLB. Alokasi anggaran sebesar Rp 2,2 miliar disiapkan untuk mendukung komitmen ini, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pendidikan memiliki daya guna. “Kami terus cari anak-anak putus sekolah untuk diberi biaya sekolah lagi,” ujar Luthfi usai upacara Hardiknas di Banyumas, Jumat (2/5/2025).

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi luncurkan bea siswa untuk 1.100 anak tidak sekolah pada 2025, tingkatkan IPM dan entas kemiskinan. (Foto: Zulkarnain)

Program ini merupakan bagian dari langkah strategis meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah. Selain bea siswa, Pemprov Jateng juga memberikan afirmasi dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2025/2026 untuk membuka akses pendidikan bagi ATS. “Pendidikan adalah dasar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat,” tegas Luthfi, didampingi Sekda Sumarno dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Uswatun Hasanah.

Upaya lain mencakup perbaikan infrastruktur sekolah untuk mendukung mutu pendidikan. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan meningkatkan kualitas belajar-mengajar dan kompetensi guru. Program ini melibatkan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan dinas terkait untuk mewujudkan pendidikan yang lebih komprehensif di Jawa Tengah.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Banyumas menjadi momentum peluncuran program ini. Dalam upacara, Luthfi menyerahkan bea siswa ATS secara simbolis kepada tiga anak, penghargaan untuk insan pendidikan berprestasi, serta meresmikan SLB Negeri Banyumas. Acara ini dihadiri perwakilan satuan pendidikan, guru, dan instansi terkait.

Ahmad Luthfi menegaskan, pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Jawa Tengah. “Kami pastikan anak-anak mendapatkan hak pendidikan yang layak dan bermutu,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026โ€“2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini